Masuk Tim Pemenangan Jokowi, Sri Mulyani dan JK Bakal 'Diserang'?

Keduanya hanya penasihat kebijakan

Jakarta, IDN Times - Partai Koalisi Indonesia Kerja pendukung pasangan capres Joko 'Jokowi' Widodo-Ma'ruf Amin telah mematangkan nama-nama Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk Pilpres 2019.

Para sekjen partai koalisi Jokowi-Ma'ruf juga telah mendaftarkan nama-nama dalam TKN ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hari ini, Senin (20/9) sekitar pukul 14.30 WIB.

Beberapa nama yang ada di dalamnya di antaranya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Keduanya masih menjabat di pemerintahan, lalu apakah tugas mereka?

1. Tugas Sri Mulyani dan JK memberikan nasihat untuk kebijakan

Masuk Tim Pemenangan Jokowi, Sri Mulyani dan JK Bakal 'Diserang'?ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

JK dan Sri Mulyani dimasukkan ke dalam tim pemenangan sebagai dewan pengarah. Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding menjelaskan tugas keduannya nanti memberikan nasihat sebagai tokoh.

"Mereka ini sebenarnya di penasihat sebagai tokoh. Bu Sri Mulyani itu tokoh ekonomi. Suka atau tidak suka, Beliau memiliki reputasi yang baik. Ekonomi terutama, dan banyak keahlian," kata Karding di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (20/8).

Begitu juga dengan JK. Posisi JK di tim pemenangan adalah sebagai dewan pengarah yang juga memberikan nasihat sebagai tokoh.

"Pak JK juga begitu. Beliau wapres dan mereka masuk di pengarah, itu kan sebagai simbolik," ujar Karding.

Baca Juga: Ini Alasan Para Sekjen Koalisi Jokowi Naik Moge ke KPU

2. Sri Mulyani dan JK hanya terlibat dalam rekomendasi kebijakan

Masuk Tim Pemenangan Jokowi, Sri Mulyani dan JK Bakal 'Diserang'?ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Menurut Karding, nantinya keduanya akan terlibat memberikan rekomendasi-rekomendasi kebijakan. Jadi, tidak akan menguras energi sampai fokus kepada tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Yang akan kerja dalam tim pemenangan ini hanya tim kampanye nasional dan seluruh komponen potensial yang ada, tapi presiden karena petahana biar fokus aja ke tugas negara," terang dia.

3. Sri Mulyani dan JK akan dijadikan serangan baru

Masuk Tim Pemenangan Jokowi, Sri Mulyani dan JK Bakal 'Diserang'?Menteri Keuangan Sri Mulyani (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Karding pun mengungkapkan Sri Mulyani sendiri mengaku sudah bersedia dilibatkan sebagai dewan pengarah di TKN. Meski bergabungnya keduanya akan memberikan celah baru terhadap lawan untuk menyerang, ia merasa tak mempermasalahkan hal itu.

"Pasti diserang. Pasti tidak ada celah pun dibuat celah. Jadi menurut saya, oke aja, yang penting saya lihat ini bahwa Bu Sri, Pak JK dan lain, lebih pada simbol-simbol dari kebijakan-kebiajkan arahan hukum aja kepada kita yang ibaratnya di eksekutif aja," ujar dia.

4. Selama tidak menggunakan fasilitas negara tidak ada yang salah

Masuk Tim Pemenangan Jokowi, Sri Mulyani dan JK Bakal 'Diserang'?Presiden dan Wakil Presiden RI membuka Asian Games 2018 (INASGOC/Wahyudin via ANTARA FOTO)

Sementara, Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sandi mengatakan tidak ada masalah melibatkan Sri Mulyani dan JK ke dalam TKN. Selama mereka tidak menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye, tentu tidak ada masalah.

"Sepanjang kemudian tindakannya sebagai pejabat pemerintah tidak mengganggu prinsip netralitas, dan kemudian tidak menggunakan itu (fasilitas) negara, ya gak masalah lah," ucap Arsul.

Baca Juga: Ini Struktur Tim Kampanye Jokowi, dari Moeldoko Hingga JK

Topik:

  • Rochmanudin
  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya