Comscore Tracker

Menteri Suharso: Soft Groundbreaking Ibu Kota Baru Dilakukan Tahun Ini

Sementara untuk groundbreaking dilakukan awal 2021

Jakarta, IDN Times - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, pemerintah akan segera melakukan soft groundbreaking pembangunan ibu kota negara baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Mudah-mudahan soft groundbreaking bisa dilakukan tahun ini," kata Suharso di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (26/2), setelah mengikuti rapat terbatas membahas ibu kota baru dengan Presiden Joko "Jokowi" Widodo.

Baca Juga: Ibu Kota Baru Berkonsep Forest City, Pusat Kota Seluas Manhattan AS

1. Soft groundbreaking dilakukan untuk infrastruktur dasar

Menteri Suharso: Soft Groundbreaking Ibu Kota Baru Dilakukan Tahun IniMenteri Bappenas Suharso Monoarfa memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu 26 Februari 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Menurut Suharso, sebelum memulai groundbreaking atau peletakan batu pertama, pemerintah akan melakukan soft groundbreaking terlebih dahulu untuk memulai pembangunan infrastruktur di lokasi ibu kota baru.

"Mungkin infrastruktur dasar, untuk memulai pembangunan itu diperlukan kayak jalan, tapi belum ke titik nol. Kalau udah di titik nol namanya groundbreaking," jelas Suharso.

2. Target pembangunan ibu kota baru selesai pada 2024

Menteri Suharso: Soft Groundbreaking Ibu Kota Baru Dilakukan Tahun Ini(IDN Times/Kevin Handoko)

Untuk groundbreaking, lanjut Suharso, akan dilakukan antara akhir 2020 atau awal 2021. Sementara, target selesai pembangunannya tetap pada 2024.

"Kita harapkan kalau semua berjalan baik, semester pertama 2024 ibu kota negara menjalankan fungsinya sebagai ibu kota negara," tutur Suharso.

3. Jokowi minta master plan lebih dirinci lagi

Menteri Suharso: Soft Groundbreaking Ibu Kota Baru Dilakukan Tahun IniPresiden Jokowi memberikan keterangan pers di Jakarta Convention Center, Rabu 26 Februaru 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Melihat target yang begitu ketat untuk pembangunan ibu kota baru, Suharso mengatakan, Presiden Jokowi juga telah memintanya untuk lebih rinci lagi mengonsep master plan. Hal itu agar lebih mempermudah proses pembangunan dan para investor.

"Bapak Presiden meminta agar mendetailkan master plan termasuk agar menyampaikan dengan lebih detail," ucapnya.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Belanda Tertarik dan Targetkan Investasi di Ibu Kota Baru

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya