Comscore Tracker

Soal Evakuasi WNI di Diamond Princess, Jokowi: Negosiasi Tidak Gampang

Pemerintah akan usahakan secepatnya

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo menegaskan, negosiasi pemerintah Indonesia dengan Jepang untuk memulangkan 78 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai awak kapal pesiar Diamond Princess tak semudah membalik telapak tangan. Menurut Jokowi, banyak yang harus dipertimbangkan untuk mengevakuasi mereka.

"Karena ini juga masih negosiasi dengan pemerintah Jepang. Tidak segampang itu diplomasi negoisasi," ujar Jokowi di Jakarta Convention Center, Rabu (26/2).

1. Jokowi sebut pemerintah akan berusaha cepat untuk negosiasi

Soal Evakuasi WNI di Diamond Princess, Jokowi: Negosiasi Tidak GampangPresiden Jokowi memberikan keterangan pers di Jakarta Convention Center, Rabu 26 Februaru 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Jokowi menuturkan evakuasi WNI di Diamond Princess akan dilakukan setelah pemerintah berhasil mengevakuasi WNI di kapal pesiar World Dream. Mantan Wali Kota Solo itu menyebut pemerintah akan berusaha cepat mengevakuasi WNI di Diamond Princess.

"Tapi kita akan berusaha secepat-cepatnya untuk negosiasi ini," kata dia.

Baca Juga: RI Siapkan Skenario Evakuasi WNI di Diamond Princess dengan Garuda 

2. Jokowi ingin evakuasi dilakukan satu per satu

Soal Evakuasi WNI di Diamond Princess, Jokowi: Negosiasi Tidak GampangPresiden Jokowi memberikan keterangan pers di Jakarta Convention Center, Rabu 26 Februaru 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Menurut Jokowi, pemerintah ingin menuntaskan masalah evakuasi satu per satu. Ia menambahkan, evakuasi di Diamond Princess akan dibahas setelah para WNI dari World Dream selesai dievakuasi.

"Ini dirampungkan dulu satu-satu. Orang belum merapat ke sana. Apalagi kemudian kita berbicara yang di kapal Diamond, karena ini juga masih negosiasi dengan pemerintah Jepang," ungkap Jokowi.

3. Pemerintah tak ingin buru-buru melakukan evakuasi WNI di Diamond Princess

Soal Evakuasi WNI di Diamond Princess, Jokowi: Negosiasi Tidak GampangMenteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa 25 Februari 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri))

Sementara, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan bahwa pemerintah tak mau terburu-buru melakukan evakuasi dari kapal pesiar mewah itu karena tak ingin membawa virus corona masuk ke dalam Indonesia. Ia menyebutnya dengan kalimat tak ingin ada episentrum baru COVID-19 di Tanah Air.

Terawan menuturkan bahwa Pemerintah Indonesia tak ingin seperti negara-negara lain, di mana awalnya berada di zona hijau (bebas dari virus corona) berubah menjadi zona merah lantaran terburu-buru melakukan evakuasi. Menurutnya, diperlukan cara-cara khusus terhadap WNI yang masih tersisa di kapal pesiar mewah itu. 

Padahal, pemerintah negara lain sudah lebih dulu mengevakuasi warganya yang bekerja sebagai kru kapal. Contohnya India dan Filipina. 

"Karena kalau grasa-grusu, keburu-buru, apa yang terjadi dengan Amerika Serikat, apa yang terjadi dengan Korea Selatan, apa yang terjadi dengan Australia, yang membuat menjadi episentrum baru," kata Terawan di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, pada Selasa (25/2).

4. Pemerintah masih mempertimbangkan antara jalur laut dan udara

Soal Evakuasi WNI di Diamond Princess, Jokowi: Negosiasi Tidak GampangKepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 13 Februari 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Sedangkan, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan saat ini pemerintah tengah negosiasi dengan pemerintah Jepang apakah para WNI akan dipulangkan lewat laut atau udara.

"Ya masih proses negosiasi. Menteri luar Negeri dengan Jepang karena opsi kita masih antara laut dengan udara," ujar Moeldoko, di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

Menurut Moeldoko, pemerintah tengah mempertimbangkan apakah harus menggunakan jalur laut atau udara. Sebab jalur laut hanya kapal rumah sakit dr Soeharso yang sudah siap.

"Laut yang paling siap adalah kapal Soeharso, kapal kesehatan TNI. Ini masih ada yang perlu dibicarakan dengan pemerintah Jepang," ujar Moeldoko.

Baca artikel menarik lainnya di IDN App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Menko PMK: Evakuasi WNI di Diamond Princess Tunggu Keputusan Presiden

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya