Comscore Tracker

Antisipasi Rob, Pemprov DKI Percepat Pembangunan Tanggul 790 Meter 

Tanggul NCICD dibangun sejak 2016-2019, dimulai lagi 2021

Jakarta, IDN Times - Pemprov DKI Jakarta membangun tanggul pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di sepanjang pesisir Ibu Kota. Langkah ini sebagai upaya mengantisipasi banjir rob yang sering terjadi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pembuatan tanggul di wilayah pesisir utara Jakarta dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemprov DKI Jakarta.

"Ini terus dikerjakan dan memang ini memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit, prinsipnya kami terus upayakan pembangunan tanggul yang ada di kawasan Utara," kata Riza, kepada wartawan, Senin (6/12/2021).

Baca Juga: Anies: Tanggul Bukan Solusi Utama Cegah Jakarta Tenggelam

1. NCICD proyek strategis nasional dibangun sejak 2016

Antisipasi Rob, Pemprov DKI Percepat Pembangunan Tanggul 790 Meter Ilustrasi banjir. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Adapun, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan pembangunan tanggul NCICD sejak tahun 2016 hingga 2019, kemudian dilanjutkan kembali di tahun 2021, dengan target total sepanjang 790 meter. 

NCICD merupakan proyek strategis nasional untuk membangun tanggul pantai di sepanjang garis pantai Jakarta.

Selain untuk menanggulangi banjir rob, pembangunan tanggul NCICD dilakukan sebagai upaya pengamanan dan penataan kawasan pesisir Utara Jakarta, serta perbaikan lingkungan.

2. Pembangunan tanggul terkendala tingginya pasang air laut

Antisipasi Rob, Pemprov DKI Percepat Pembangunan Tanggul 790 Meter Ilustrasi - Suasana masjid yang terendam air laut akibat banjir rob di Muara Baru, Jakarta, Senin (6/1/2020) (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Saat ini, pembangunan tanggul NCICD terkendala tingginya pasang laut yang terjadi sejak Jumat, 3 Desember 2021, di beberapa area seperti Jalan Lodan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Muara Baru, dan kawasan Si Pitung Marunda.

Laut pasang terjadi pada pagi hari mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB, dan mulai surut di siang hingga malam hari. 

3. Dinas SDA dorong stakeholder percepat pembangunan tanggul

Antisipasi Rob, Pemprov DKI Percepat Pembangunan Tanggul 790 Meter IDN Times/Dhana Kencana

Adapun, proses pembangunan tanggul NCICD akan terus diupayakan secara berkelanjutan dengan kolaborasi bersama berbagai pihak, terutama para stakeholder yang aktivitasnya bersinggungan langsung dengan trace tanggul NCICD.

"Dinas SDA akan mendorong dan mengupayakan agar para stakeholder yang berada di area pesisir Jakarta juga dapat turut membantu dalam proses pembangunan tanggul. Sehingga target untuk mengamankan wilayah pesisir DKI Jakarta dapat segera tercapai," terang Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal, di Kantor Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (7/12/2021).

4. Rata-rata ketinggian banjir rob 20-50 cm

Antisipasi Rob, Pemprov DKI Percepat Pembangunan Tanggul 790 Meter Ilustrasi Banjir Jakarta (IDN Times/Mardya Shakti)

Sebagai informasi, banjir rob terjadi akibat air laut yang melimpas melewati tanggul karena tinggi tanggul eksisting saat ini tidak dapat menahan gelombang pasang air laut, terutama jika Tinggi Muka Air (TMA) laut melebihi +240 PP. Rata-rata tinggi genangan yang terjadi akibat banjir rob tersebut 20-50 cm. 

Selain itu, Dinas SDA juga berencana akan membangun 2 sistem polder pesisir yaitu Polder Kamal dan Polder Marunda, yang pembangunannya terdiri dari Pintu Air, Pompa, dan Waduk. Polder tersebut nantinya akan terintegrasi dengan tanggul NCICD yang saat ini masih berproses.

Baca Juga: Murka Anies Akibat Sumur Resapan Dikritik, Kontraktor Dievaluasi

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya