Comscore Tracker

Kematian Kalideres Tak Terkait Sekte, Budiyanto Cuma Percaya Klenik

Budiyanto sempat punya usaha yang menopang hidup keluarga

Jakarta, IDN Times - Budiyanto Gunawan (69), diketahui memiliki usaha jual beli motor namun terhenti saat pandemik COVID-19. Berdasarkan penelusuran tim Psikologi Forensik, Budiyanto diketahui sempat menjadi penopang ekonomi keluarga Rudiyanto Gunawan (71) sang kakak dan juga istri dan anaknya, Renny Margaretha (68) dan Dian Apsari (42).

“Budiyanto perannya membantu rumah tangga. Punya strategi coping cari alternatif pengobatan non medis dan upaya memperbaiki ekonomi,” terang Ketua Asosiasi Psikologi Forensik, Renny Kusumowardhani, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/12/2022).

Namun begitu, Budiyanto punya kepribadian yang unik. Ia sering iri hati, keras kepala dan punya tingkah laku tak lazim. Budiyanto diketahui menyukai hal-hal yang klenik. Dia juga punya guru spiritual. 

Di lokasi kejadian, tim Psikologi Forensik menemukan ada banyak buku-buku agama. Keluarga ini diketahui beragama kristen. 

Namun, di rumah itu juga ada buku-buku selawat, tulisan surat Yusuf yang biasa digunakan untuk berdoa mendapatkan jodoh. Serta peralatan ritual.

“Budiyanto kepribadiannya unik, kurang lebih sering iri hati keras kepala tingkat laku tidak lazim, suka hal-hal klenik dan punya guru spiritual, kecerdasan biasa saja tidak seperti kakaknya,” ungkapnya.

Kepercayaan kepada hal klenik ini berlangsung sejak lama. Bahkan hal ini terindikasi sejak Budiyanto masih mahasiswa. Kakaknya, Rudiyanto yang punya tingkat intelektual dan kognitif di atas rata-rata sebetulnya tidak percaya dengan hal klenik.

Namun, Rudiyanto sangat sayang pada adiknya. Sehingga ia kerap menuruti apa yang dilakukan adiknya itu.

Saat upaya nonmedis yang dilakukan Budiyanto untuk pengobatan kakak-kakaknya tak membuahkan hasil, ia pun tak berdaya. Apalagi kondisi pandemi COVID-19 menghambat usaha yang ia jalani.

“Situasi berlanjut, keuangan habis, psikologi ga berdaya. Keadaan ga berdaya ini berpotensi memicu memperburuk fisik dan kesehatan. Budyanto meninggal dalam situasi ketidakberdayaan, punya kepercayaan tidak lazim, tidak sesuai yang diharapkan,” terang Renny.

Baca Juga: Bukan Racun, Polisi Temukan Obat Kanker di Jenazah Kasus Kalideres

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya