Comscore Tracker

Zita PAN Berharap Formula E Tetap Lanjut, Siapa pun Gubernur DKI Nanti

Ada tiga nama yang diusulkan jadi penerus Anies

Jakarta, IDN Times - Jabatan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan segera berakhir pada Oktober 2022 mendatang. Untuk sementara, jabatan Anies akan digantikan oleh Penjabat pengganti gubernur hingga terpilihnya gubernur yang baru dalam Pilkada 2024. 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani menyebutkan tiga nama yang cocok untuk menggantikan Anies sebagai penjabat gubernur. Di antaranya Heru Budi Hartono, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali serta Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan, Juri Ardiantoro.

“Kalau melihat dari tiga nama yang diusulkan, semuanya bagus. Pak Heru Budi bagus, pernah jadi Eksekutif Ibu Kota, tentu paham dengan Sikologis Jakarta. Pak Marullah bagus, sekda kita saat ini. Begitupun dengan Pak Juri Ardiantoro, bagus, banyak pengalaman dalam memimpin,” terang Zita dalam keterangan tertulis, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga: Wagub Riza Klaim IPM DKI Pecah Rekor sejak Anies Jabat Gubernur

1. Ada di tangan Presiden Jokowi

Zita PAN Berharap Formula E Tetap Lanjut, Siapa pun Gubernur DKI NantiPresiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020) (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Namun begitu, kata Zita Pj Gubernur merupakan kewenangan penuh yang ada di tangan Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Buat saya yang terpenting adalah pekerja, dan paham seluk beluk Jakarta,” tutur dia.

Dia menuturkan, Anies sebagai gubernur sudah menjadi memimpin Jakarta dengan standar yang tinggi. Sehingga, harus ada kepemimpinan yang tak jauh dari Anies untuk menjadi orang nomor satu di Jakarta walau hanya sementara.

“Pak Anies sudah pasang standar yang sangat tinggi sebagai pemimpin Jakarta, kerja-kerjanya di cintai warga. Oleh karena itu, pengganti beliau juga harus orang yang punya jiwa kepemimpinan yang sama,” terangnya.

Baca Juga: Desain Sirkuit Formula E Diklaim Beda dari Negara Lain, Seperti Apa?

2. Bisa lanjutkan Formula E

Zita PAN Berharap Formula E Tetap Lanjut, Siapa pun Gubernur DKI NantiDokumentasi - Anies Baswedan saat bernegosiasi mengenai Formula E di New York pada 2019. (facebook.com/Anies Baswedan)

Zita juga berharap siapapun yang menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta, dapat merealisasikan rencana pembangunan yang belum terealisasi dan melanjutkan apa yang sudah berjalan.

“Siapapun yang akan jadi Pj Gubernur, semoga bisa merealisasikan rencana pembangunan yang belum terealisasi, dan melanjutkan apa yang sudah berjalan. Salah satunya, Formula E,” kata Zita.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, semua nama yang diusulkan ke presiden harus melalui sidang Tim Penilai Akhir (TPA). Dalam sidang yang dipimpin Presiden Joko "Jokowi" Widodo itu, turut dihadiri sejumlah menteri.

"Jadi, rapat TPA dihadiri oleh menteri sekretaris negara, menteri sekretaris kabinet, menteri PAN-RB, kepala BKN (Badan Kepegawaian Negara), kepala BIN (Badan Intelijen Negara), dan kepala Polri. Tujuannya, untuk menelusuri profil kandidat satu per satu," kata Benni ketika memberikan keterangan pers hari ini.

Baca Juga: PKS Punya Kriteria Khusus Buat Calon Gubernur DKI Jakarta 2024

3. BKN diundang untuk rekam jejak

Zita PAN Berharap Formula E Tetap Lanjut, Siapa pun Gubernur DKI Nantiwww.bkn.go.id

BKN diundang untuk melihat latar belakang rekam jejak kepegawaian. 

"Seperti apa (kesehariannya dalam bekerja), apakah pernah ditegur, dan sebagainya. Untuk isu yg lain, ada teman-teman dari BIN (Badan Intelijen Negara), ada teman-teman yg lain. Sehingga, kita betul-betul mendapatkan kandidat yang berkualitas," ujar Benni. 

Di sisi lain, sidang TPA untuk menentukan lima penjabat gubernur yang dilantik hari ini, digelar pada Senin, 9 Mei 2021. Sementara, di dalam sidang resmi Jokowi yang dibagikan ke media, pada hari itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menggelar rapat terbatas. 

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya