Comscore Tracker

Heboh Perawat Ditendang Keluarga Pasien hingga Pencairan THR PNS

#IndonesiaHariIni BPOM tentang uji klinis vaksin Nusantara

Jakarta, IDN Times -  Penganiayaan seorang perawat RS Siloam Palembang, Sumatra Selatan oleh keluarga pasien bikin heboh. Peristiwa tersebut viral sepanjang hari ini. Pemicunya, si perawat dituduh salah melepas selang infus.

Tak hanya soal penganiayaan perawat, sejumlah berita menarik lain mencuri perhatian pembaca IDN Times, Jumat (16/4/2021). Di antaranya soal pencairan tunjangan hari raya PNS hingga polemik Vaksin Nusantara.

1. Tak hanya dipukuli, perawat RS Siloam juga harus minta maaf sambil sujud

Heboh Perawat Ditendang Keluarga Pasien hingga Pencairan THR PNSIlustrasi Penganiayaan (IDN Times/Mardya Shakti)

Perawat perempuan tersebut berinisial CR. Dalam video yang viral hari ini,  terlihat perawat CR dipukul dan ditarik rambutnya oleh keluarga pasien berinisial JT, karena dituduh salah melepas selang infus.

CR pun melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polrestabes Palembang. "Kasus ini sudah dilaporkan ke Polrestabes Palembang. Kami masih mendalami laporan dan segera memanggil terlapor JT untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Kasubag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah. Baca kronologinya di tautan ini.

2. BPOM tak izinkan uji klinis vaksin Nusantara dilanjutkan

Heboh Perawat Ditendang Keluarga Pasien hingga Pencairan THR PNSInfografis Vaksin Nusantara. (IDN Times/Sukma Shakti)

Pembuatan Vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto terus menuai polemik. Salah satunya karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan banyak kejanggalam pada uji klinis pertama vaksin tersebut. 

Karena itu, Kepala BPOM Penny K Lukita memastikan tidak akan memberi izin untuk melanjutkan uji klinis fase kedua Vaksin Nusantara. Apa alasan BPOM? Ada di link berikut ini.

Baca Juga: AS-Jepang Dikabarkan Siap Pasang Badan untuk Taiwan Hadapi Tiongkok

3. TNI akui ada prajurit yang membelot ke kelompok separatis Papua

Heboh Perawat Ditendang Keluarga Pasien hingga Pencairan THR PNSAnggota TNI korban penembakan kelompok bersenjata di Mapenduma, Kabupaten Nduga dievakuasi ke RSUD Mimika, Papua, 1 Februari 2019 (ANTARA FOTO/Jeremias Rahadat)

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan informasi mengenai satu prajurit TNI kabur dan membelot ke Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Suriastawa menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada 12 Februari 2021 dan kembali disuarakan oleh organisasi yang ingin Papua lepas dari Indonesia itu. Suriastawa mengatakan, oknum prajurit TNI itu berasal dari Batalyon Infantri (Yonif) 410/Alugoro dengan inisial Pratu LYM.  Baca detailnya di sini.

4. THR PNS cair lebih cepat tahun ini

Heboh Perawat Ditendang Keluarga Pasien hingga Pencairan THR PNSIlustrasi Uang Rupiah (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Pemerintah memastikan bakal mempercepat pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi para Aparatur Sipil Negara alias ASN pada Idulfitri tahun ini. Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menjelaskan pencairan THR tersebut bakal dipercepat, yakni saat 10 hari terakhir Ramadan.

"Untuk yang ASN pun Pak Menko kemarin juga sudah menyampaikan ke Bu Menteri Keuangan supaya bisa juga (THR) dibayarkan H-10," kata Susiwijono. Selengkapnya ada di sini.

5. Densus tembak mati terduga teroris Makassar

Heboh Perawat Ditendang Keluarga Pasien hingga Pencairan THR PNSIlustrasi polisi mengamankan barang bukti dari rumah terduga teroris.( ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terpaksa menembak mati terduga teroris MT karena melakukan perlawanan kepada petugas saat melakukan penangkapan di Jalan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.

"MT (49 tahun) melakukan perlawanan dengan sangat agresif, dengan membawa atau mengacungkan dua buah pedang yang cukup panjang dan melakukannya membabi buta terhadap petugas pada saat diamankan tersebut," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jumat. Baca selengkapnya di sini.

Baca Juga: CSIS: Moeldoko Sosok Paling Kuat Di-reshuffle

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya