Comscore Tracker

Novel Baswedan Tak Lolos Tes ASN KPK? Hingga Aksi KKB Bakar Sekolah

#IndonesiaHariIni, segini gaji yang diterima prajurit TNI

Jakarta, IDN Times - Kabar kurang menggembirakan datang dari gedung antirasuah. Puluhan pegawai, termasuk penyidik senior Novel Baswedan dikabarkan tak lolos uji Aparatur Sipil Negara (ASN). Artinya, per 1 Juni mereka tidak akan lagi mengabdi pada lembaga antikorupsi itu.

Tak hanya kabar dari gedung KPK, pembaca IDN Times sepanjang Selasa (4/5/2021) juga menyoroti soal ulah Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua yang membakar sekolah dan gedung puskesmas, juga soal gaji prajurit TNI. Simak rangkumannya di bawah ini.

1. Tak lolos tes ASN, ini tanggapan Novel Baswedan

Novel Baswedan Tak Lolos Tes ASN KPK? Hingga Aksi KKB Bakar SekolahANTARA FOTO/Reno Esnir

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku sudah mendengar namanya termasuk salah satu pegawai lembaga antirasuah, yang tak lolos tes peralihan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bahkan, ia juga mengetahui rencana pimpinan KPK yang hendak memberhentikannya, dengan alasan tak lolos tes wawasan kebangsaan menjadi ASN. Menurut pria yang sempat bertugas di kepolisian itu, rencana memberhentikan 75 pegawai KPK karena tak lolos tes menjadi ASN, adalah upaya menyingkirkan orang-orang baik. Apalagi kata dia? Baca di tautan ini.

2. Mengabdi untuk negara, segini gaji yang diterima seorang prajurit TNI

Novel Baswedan Tak Lolos Tes ASN KPK? Hingga Aksi KKB Bakar SekolahIlustrasi TNI. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidaklah mudah, ada proses ketat yang harus dilewati serta menyiapkan kondisi mental dan fisik. Karena tugasnya mengabdi kepada negara, maka gaji serta tunjangan hidup seorang TNI ditanggung negara.

Penasaran dengan gaji seorang TNI? Berikut ulasannya berdasarkan gaji terbaru TNI yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Tahun 2019 tentang Perubahan Keduabelas atas Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia dari pangkat Tamtama hingga Perwira Tinggi. Lihat di sini.

Baca Juga: Segini Harta Kekayaan Bill Gates, Duda Terkaya Dunia setelah Bezos

3. KKB bakar sekolah dan puskesmas di Ilaga Papua

Novel Baswedan Tak Lolos Tes ASN KPK? Hingga Aksi KKB Bakar SekolahAnggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. ANTARA/HO-Humas Nemangkawi)

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah dengan membakar satu gedung sekolah dan satu gedung Puskesmas di Kampung Uloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

“Pada hari Senin tanggal 3 Mei 2021, telah terjadi pembakaran gedung Puskesmas, gedung sekolah dan pengerusakan fasilitas jalan oleh pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB),” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal. Begini kronologinya.

4. KPK tetapkan 6 tersangka kasus korupsi pajak

Novel Baswedan Tak Lolos Tes ASN KPK? Hingga Aksi KKB Bakar SekolahIlustrasi Pajak (IDN Times/Arief Rahmat)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan enam orang tersangka kasus korupsi pajak di Kementerian Keuangan. Salah satu di antaranya mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji. 

Angin bersama-sama dengan DR diduga telah menerima sejumlah uang, pada Januari-Februari 2018 Rp15 miliar yang diserahkan oleh RAR dan AIM sebagai perwakilan PT GMP.  Simak daftar tersangka di sini.

5. Sebanyak 23 juta jenis pekerjaan bakal hilang dalam 10 tahun

Novel Baswedan Tak Lolos Tes ASN KPK? Hingga Aksi KKB Bakar SekolahIlustrasi startup (IDN Times/Umi Kalsum)

Indonesia diprediksi bakal kehilangan 23 juta jenis pekerjaan dalam 10 tahun ke depan. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono mengutip kajian Mc Kinsey & Company pada 2019.

Menurut dia, hilangnya berbagai pekerjaan itu imbas teknologi yang menggantikan peran manusia. Apa saja jenis pekerjaan itu? Lihat di tautan ini.

Baca Juga: [BREAKING] MK Tolak Permohonan Uji Materi UU KPK 

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya