Comscore Tracker

Pimpin Rakor di Palu, JK Minta Jangan Sampai Ada Lagi Antrean BBM 

Jusuf Kalla juga meminta agar ada pembagian kompor ke warga

Palu, IDN Times - Wakil Presiden Jusuf "JK "Kalla memimpin langsung rapat koordinasi untuk menangani dampak gempa bumi dan tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah pada Jumat (5/10). Rakor itu dilakukan di ruang kerja Gubernur Sulteng bersama para pemangku kepentingan terkait seperti Menkopolhukam, Wiranto, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dan Menteri Sosial, Agus Gumiwang. 

Dengan gaya khasnya, JK meminta agar semua pemangku kepentingan bersikap cepat dan tanggap mengatasi dampak gempa bumi. Hal itu lantaran hari ini memasuki hari ketujuh pasca gempa bumi berkekuatan 7,4 SR menghantam Palu. 

Di rapat itu, JK mengaku heran mengapa masih banyak warga yang antre untuk membeli bahan bakar minyak (BBM). Sebab, seharusnya memasuki hari ketujuh, distribusi BBM sudah mulai lancar, sehingga tidak perlu ada lagi antrean. 

"Mulai sore ini dikerjakan. Jual minyak seperti zaman dulu. Supaya tidak antre, nanti orang marah lagi," ujar JK ketika memberikan instruksi di rakor itu. 

Lalu, apalagi instruksi dari JK?

 

1. Jusuf Kalla meminta agar membawa kompor dan dibagikan ke warga

Pimpin Rakor di Palu, JK Minta Jangan Sampai Ada Lagi Antrean BBM Pricearea.com

JK mengaku sangat paham situasi penanganan pasca bencana. Sebab, ia pernah mengatasi situasi serupa ketika berkunjung ke Lombok dan Aceh. 

Kepada petugas satgas BBM dari Pertamina, JK meminta agar ia tidak lupa membawa kompor dari luar Palu dan langsung dibagikan. 

"Banyak kompor milik orang yang hilang kan," ujar JK.

Kompor berfungsi untuk memasak makanan sendiri. Ini akan membantu bagi warga yang mengungsi jauh dari dapur umum. 

Satgas BBM Pertamina pun menyanggupinya. Terkait penyediaan gas melon tiga kilogram masih tersedia 400 metrik ton dan cukup untuk kebutuhan selama 11 hari ke depan. Sementara, untuk non PSO tersedia 129 metrik ton untuk kebutuhan selama 9 hari ke depan. 

Baca Juga: Separuh Napi Lapas Klas IIA Palu Kabur, Begini Kata Jusuf Kalla

2. Jusuf Kalla meminta agar SPBU Pertamina segera menjual minyak dengan menggunakan jerigen

Pimpin Rakor di Palu, JK Minta Jangan Sampai Ada Lagi Antrean BBM IDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Instruksi lain yang disampaikan oleh JK yakni agar semua SPBU segera dibuka dan menjuak BBM kepada warga. Kalau perlu, para petugas langsung mengambil jerigen dan dijual ala manual dengan menggunakan gayung. 

"Jadi, jual minyak seperti orang tempo dulu. Tujuannya, supaya tidak ada lagi antrean. Tadi, saya mengecek ke SPBU di Jl. Diponegoro masih ada antrean panjang," kata dia. 

Dengan ketersediaan BBM, tidak hanya bisa untuk penggunaan alat transportasi, tetapi juga bisa menghidupkan kembali aliran listrik. 

3. Pertamina melaporkan masih ada 7 SPBU yang belum berfungsi

Pimpin Rakor di Palu, JK Minta Jangan Sampai Ada Lagi Antrean BBM IDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina, Mas'ud memberikan pemaparan di hadapan JK dan mengatakan dari 36 SPBU, baru 29 SPBU yang bisa berfungsi kembali usai rusak akibat dihantam gempa bumi. Dari 7 yang belum berfungsi, 2 di antaranya mengalami kerusakan berat. 

"Dua mengalami rusak berat, karena tankinya pecah," ujar Mas'ud.

Sementara, 5 SPBU lainnya, ditargetkan sudah bisa beroperasi pada Minggu (7) malam. Mas'ud juga menjelaskan bahwa Pertamina mendatangkan mobil tanki dari Makassar, Manado dan Jakarta dengan menggunakan kapal roro. 

Baca Juga: [UPDATE] H+7 Jumlah Korban Tewas Gempa Palu Mencapai 1.558 Orang

Topic:

  • Santi Dewi

Just For You