Comscore Tracker

[BREAKING] Basarnas Baru Temukan Cassing CVR Black Box Sriwijaya Air

Pendeteksi kotak hitam sudah terlepas dari material inti

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan SAR Nasional (BASARNAS) Marsekal Madya TNI (Purn.) Bagus Puruhito menyampaikan, pasukan penyelam gabungan telah menemukan cassing atau pelindung Cockpit Voice Recorder (CVR) yang merupakan bagian dari black box pesawat Sriwijaya Air SJY 182.

"Saya sudah berkomunikasi dengan KNKT (Komisi Nasional Keselamatan Transportasi). Informasi yang kami terima, kami baru mendapatkan cassing atau body protector (dari CVR)," kata Bagus di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT), Kamis (14/1/2021).

Tantangan dalam operasi pencarian CVR adalah Underwater Locator Beacon (ULB) sebagai alat yang mampu mendeteksi kotak hitam sudah terlepas dari bagian material inti.

"Sehingga kami menggunakan cara-cara yang relatif lebih lama," tambah Bagus.

Operasi penyelaman dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB setiap hari. Pada malam hari, kegiatan pencarian dilanjutkan dengan memanfaatkan robot dan sonar yang dimiliki oleh kapal pencari.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY 182 yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju Bandara Supadio Pontianak hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021 sekitar pukul 14.40 WIB. Diduga, pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. 

Pesawat jenis Boeing 737-500 tersebut mengangkut 62 orang, terdiri dari 40 penumpang dewas, tujuh anak-anak, dan tiga bayi, serta 12 kru pesawat.

Bagi keluarga penumpang yang ingin mendapatkan informasi terkait kecelakaan SJY 182, bisa menghubungi hotline Sriwijaya Air di nomor 021 806 37817. Ada juga posko di Terminal 2D kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.

Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta juga membuka saluran khusus insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182 dan layanan psikologi bagi keluarga korban, dengan nomor hotline 0812 3503 9292.

Baca Juga: Black Box Bisa Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat, Ini Beda FDR dan CVR

https://www.youtube.com/embed/asDkS61hYGI

Topic:

  • Dwifantya Aquina
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya