Comscore Tracker

Ini Alasan Jokowi-Ma'ruf Tak Tanya Kasus HAM 1998 ke Prabowo

Banyak senjata andalan Jokowi tak dikeluarkan saat debat

Jakarta, IDN Times- Anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN), Romahurmuziy, mengungkap alasan mengapa Joko "Jokowi" Widodo tidak mempertanyakan kasus hak asasi manusia (HAM) 1998 kepada Prabowo Subianto pada debat perdana yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1).

Menurutnya, Prabowo tampil tidak maksimal. Sehingga banyak "senjata andalan" pasangan calon nomor urut 01 tidak dilontarkan pada debat yang berlangsung selama 2 jam 21 menit itu.

"Sebenarnya sudah diagendakan (menanyakan soal kasus HAM 1998). Tapi ya kami lihat bahwa Pak Prabowo hari ini gak melontarkan amunisi-amunisi (pertanyaan) maksimal," tutur pria yang karib disapa Romi itu.

Selain itu, disampaikan oleh Romi, TKN tidak ingin agar Jokowi dipersepsikan ofensif dalam debat kali ini.

"Kalau kemudian Pak Jokowi sebagai petahana dipersepsikan menyerang, kan gak bagus. Karena kami kemarin menyatakan, kami akan melakukan serangan balik kalau mereka melakukan serangan fatal juga," tutur Ketua Umum Pertai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

"Ternyata banyak hal yang bisa ditanyakan justru tidak diutarakan oleh Pak Prabowo," imbuh Romi.

Baca Juga: Romahurmuziy Klaim Jokowi Unggul 3-1 dari Prabowo di Debat Capres 2019

Topic:

  • Dwifantya Aquina
  • Anata Siregar

Just For You