Comscore Tracker

Menko Airlangga Sebut RUU Ciptaker Berpihak ke Rakyat, Ini Alasannya

Airlangga bantah semua isu miring terkait Omnibus Law

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjamin bahwa RUU Cipta Kerja (Ciptaker) berpihak pada rakyat. RUU Ciptaker telah disahkan oleh DPR bersama pemerintah pada rapat pembahasan tingkat I, sehingga RUU itu siap dibahas pada tingkat II di Sidang Paripurna.

Airlangga mengklaim, RUU ini merupakan regulasi perdana yang memberikan jaminan kehilangan pekerjaan kepada buruh. Dia juga membantah segala isu miring terkait Omnibus Law ini.

“Sama sekali tidak menghilangkan hak cuti, haid, hamil yang sudah diundang-undangkan oleh ketenagakerjaan,” kata Airlangga sebagaimana disiarkan melalui akun YouTube Parlemen Channel, Sabtu (3/10/2020).

Selain itu, RUU Ciptaker juga mendorong efisiensi perizinan dan mempermudah pendirian perusahaan terbuka perseorangan. Terkait UMKM, mereka hanya cukup mendatar. Usaha berbasis koperasi dipermudah hanya dengan sembilan orang. Sertifikasi halal juga dipermudah.

Terkait pertanahan, Airlangga menjamin tidak ada hak rakyat yang direnggut. Bagi nelayan, proses perizinan usahanya juga dipermudah karena diurus satu pintu melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saja.

“Terkait perlindungan masyarakat di dalam hutan, justru akan dapat kepastian untuk keterlanjuran lahan, sehingga masyarakat diberikan haknya, bukan diambil haknya. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan hasil perkebunan,” tutur dia.

Baca Juga: Menko Airlangga Siap Lobi PKS-Demokrat untuk Sepakati RUU Ciptaker  

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya