Comscore Tracker

Rata dengan Tanah, Diduga 50 Orang Tertimbun Reruntuhan Hotel Roa-Roa

#PrayForIndonesia, semoga korban jiwa tidak bertambah

Surabaya, IDN Times- Hotel Roa-Roa yang berlokasi di Jalan Pattimura, Palu, Sulawesi Tengah rata dengan tanah setelah diterjang gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter pada Jumat (28/9) lalu. 

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan tengah berupaya mengevakuasi korban yang tertimpa reruntuhan.  

1. Diprediksi korban mencapai 50 orang

Rata dengan Tanah, Diduga 50 Orang Tertimbun Reruntuhan Hotel Roa-RoaBNPB

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Pusat Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan korban yang tertimpa bangunan diprediksi mencapai 50 orang. Hingga saat ini, belum ada alat berat yang diturunkan untuk membantu proses evakuasi.  

2. Tim gabungan mengevakuasi secara manual

Rata dengan Tanah, Diduga 50 Orang Tertimbun Reruntuhan Hotel Roa-RoaBNPB

Melalui akun Twitternya, Sutopo mengunggah video berdurasi 25 detik yang memperlihatkan cuplikan pasukan SAR gabungan mengevakuasi korban. Mengenakan pakaian dan helm berwarna oranye, mereka tampak memopong korban yang bisa dievakuasi. 

Hingga berita ini diturunkan, Sutopo belum memberikan keterangan lebih lanjut sudah berapa orang yang berhasil dievakuasi.  

Baca Juga: BBM Langka Pascagempa, Warga Palu Jarah SPBU

3. 170 gempa susulan landa Palu dan Donggala

Rata dengan Tanah, Diduga 50 Orang Tertimbun Reruntuhan Hotel Roa-RoaTwitter/@Sutopo_PN

Hingga Minggu (30/9) pukul 00.00 WIB, tercatat sebanyak 170 gempa susulan melanda Palu dan Donggala. Warga masih khawatir dengan gempa susulan yang lebih besar. Karenanya, banyak dari mereka yang berada di luar rumah untuk menghindari bangunan yang bisa saja runtuh sewaktu-waktu.  

Adapun total korban nyawa diperkirakan lebih dari 420 jiwa dengan jumlah pengungsi mencapai 16.732 orang. Pantau terus IDN Times untuk kabar terbaru dan paling akurat terkait gempa di Palu dan Donggala.

Baca Juga: Jokowi Kunjungi Palu, Donggala dan Sigi Pascagempa dan Tsunami

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya