Comscore Tracker

Survei Parameter: 57 Persen Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma’ruf

Kamu termasuk yang kecewa atau puas nih?

Jakarta, IDN Times - Hasil survei yang dilakukan Parameter Politik Indonesia bersama Politika Research & Consulting menunjukkan, 33 persen masyarakat kecewa dengan 100 hari pertama kinerja pemerintahan Joko “Jokowi” Widodo-Ma’ruf Amin.

“Ada 27,7 persen yang kurang puas dan 5,3 persen tidak puas. Ada 57,9 persen yang puas dan 3,5 persen sangat puas. Jadi ada 61,4 persen yang puas,” kata peneliti utama Politika Research & Consulting Ian Suherlan, saat memaparkan hasil temuannya di Hotel Gren Aila Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/2).

1. Sebanyak 68,1 persen masyarakat yakin Jokowi bisa lebih baik lagi pada periode kedua

Survei Parameter: 57 Persen Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma’rufPresiden Jokowi saat menghadiri Kenduri Kebangsaan di Bireuen (IDN Times/Saifullah)

Memasuki periode kedua kepemimpinan Joko Widodo, sekitar 68,1 persen responden mengaku yakin kinerja mantan wali kota Solo periode sekarang ini bisa lebih baik dari lima tahun sebelumnya. Ada juga 19,2 persen yang tidak yakin dengan kinerja Jokowi.

Keyakinan dan kepuasan terhadap Jokowi tidak lepas dari kebijakan pembangunannya. Sekitar 76,6 persen responden mengaku setuju dengan kebijakan pembangunan Jokowi. Hanya 12,2 persen yang kurang setuju dan 3,5 persen yang tidak setuju.

2. Kartu sakti Jokowi banyak didukung masyarakat

Survei Parameter: 57 Persen Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma’ruf(IDN Times/Arief Rahman)

Pada era Jokowi, ia mengeluarkan tiga jenis kartu "sakti”, yaitu Kartu Prakerja, Kartu Indonesia Pintar Kuliah, dan Kartu Sembako Murah. Ternyata, rata-rata responden setuju dengan kebijakan tersebut.

Ada 68,3 persen setuju dengan Kartu Prakerja, 77 persen setuju dengan Kartu Indonesia Pintar Kuliah, dan 73,6 persen setuju Kartu Sembako Murah.

3. Masyarakat tidak setuju dengan kebijakan pencabutan subsidi

Survei Parameter: 57 Persen Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma’rufIlustrasi tabung gas (LPG) 3 kilogram subsidi Pertamina. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Bukannya tanpa kritik dan ketidakpuasan, sekitar 60,5 persen responden tidak sepakat dengan rencana pemerintah mengubah sistem subsidi terhadap LPG 3 kilogram.

Begitu pula dengan rencana pencabutan subsidi listrik 900 VA. Sekitar 72,6 persen responden mengaku tidak setuju. Hanya 12,1 persen yang setuju. Perlu digarisbawahi, ternyata 59,7 persen masyarakat tidak mengetahui rencana pencabutan subsidi ini.

“Ini menandakan bahwa masyarakat setuju dengan kebijakan yang memberikan, tapi ketika kebijakannya menghapus, maka masyarakat tidak setuju,” kata Ian.

4. Survei melibatkan 2.197 responden dari 220 desa atau kelurahan

Survei Parameter: 57 Persen Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma’ruf(IDN Times/Vanny El Rahman)

Survei kolaborasi ini dilakukan pada 25 Januari hingga 10 Februari 2020, menggunakan metode multi stage random sampling dengan melibatkan 2.197 responden dari 220 desa atau kelurahan.

Adapun tingkat kepercayaan survei ini adalah 95 persen dengan margin of error 2,13 persen.

Baca Juga: Survei: Prabowo Subianto dan Anies Baswedan Capres Unggulan 2024

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya