Comscore Tracker

Dilarang Bawa Jimat, Peserta CPNS di Klungkung Bali Disiapkan Tali

Sebanyak 90 peserta dinyatakan gugur seleksi

Klungkung, IDN Times - Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Klungkung, Bali, digelar di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Minggu (16/2).

Namun pelaksanaan pada hari pertama itu, 90 peserta seleksi tidak hadir dan langsung gugur dalam proses seleksi ini.

1. Total 90 peserta yang tidak hadir dipastikan gagal

Dilarang Bawa Jimat, Peserta CPNS di Klungkung Bali Disiapkan TaliIlustrasi pelamar CPNS. (IDN Times/Ayu Afria)

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Klungkung Komang Susana mengatakan tes ini dilakukan di kantor BPSDM Provinsi Bali. Total peserta yang mengikuti tes 3.112 orang, yang berlangsung selama dua hari.

Pada hari pertama, tes diikuti 1.600 peserta yang masing-masing dibagi dalam empat sesi. Sisanya akan mengikuti tes SKD pada Senin (16/2) di tempat yang sama.

"Setiap sesi, diikuti oleh 400 peserta tes. Namun pada pelaksanaan tes SKD hari pertama ini, total 90 peserta tidak hadir," ujar Susana, Denpasar, Senin (16/2).

Pada sesi pertama, 22 peserta tidak hadir. Lalu sesi kedua, jumlah peserta yang tidak hadir berjumlah 13 orang. Jumlah yang tidak hadir pada sesi ketiga sebanyak 19 orang, dan sesi terakhir jumlah yang tidak hadir 36 orang.

Total 90 peserta yang tidak hadir ini dipastikan gagal, dan tidak dapat lanjut ke seleksi berikutnya.

"Kami kurang tahu alasan tidak hadir karena apa. Tapi di absensi, mereka memang tidak datang saat tes," kata Susana.

2. Para peserta CPNS dapat tali plastik dan dilarang bawa jimat

Dilarang Bawa Jimat, Peserta CPNS di Klungkung Bali Disiapkan TaliJimat yang dibawa peserta CPNS dari Tegal. (Dok humas Udinus)

Para peserta diingatkan agar tidak membawa benda-benda lain sebelum masuk ke dalam ruangan tes, seperti membawa jimat. Benda-benda tersebut diminta dilepas. Apalagi panitia sudah menyediakan pensil dan kertas buram di dalam ruangan.

“Hanya kartu ujian yang boleh dibawa masuk ke ruangan. Kertas buram dan pensil untuk jawab soal hitung-hitungan sudah disediakan panitia,” kata Susana.

Bahkan, ketika peserta akan masuk ruangan, panitia juga mengingatkan peserta yang mengenakan celana atau rok kedodoran, agar meminta tali plastik kepada panitia.

"Proses pengecekan melalui metal detector, sehingga ikat pinggang juga harus dilepas. Bagi yang mengenakan celana dan rok kedodoran, segera hubungi panitia agar diberi tali plastik," ujar Susana.

3. Jumlah PNS di Klungkung mencapai 4.264 orang

Dilarang Bawa Jimat, Peserta CPNS di Klungkung Bali Disiapkan TaliIlustrasi. (IDN Times/Irma Yudistirani)

Setelah SKD, pelaksanaan tes CPNS akan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Nantinya peserta yang lolos SKD akan ditentukan sesuai hasil SKD dan passing grade.

"Pelaksanaan tes SKB masih menunggu penjadwalan dari BKN," kata Susana.

Jumlah PNS di Kabupaten Klungkung hingga 1 Juni 2019 mencapai 4.264 orang. Sementara, berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja, Klungkung masih kekurangan 2.857 tenaga PNS.

Untuk mengisi kekurangan tersebut, formasi diisi oleh tenaga kontrak. Jumlah tenaga kontrak per 31 Desember 2018 bahkan membengkak hingga 2.630 orang.

Baca Juga: Pakai Jasa Joki, Peserta CPNS Terancam Pidana dan Dicoret

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya