Comscore Tracker

Aksi Ojol Jahit Mulut Diadang di Patung Kuda, Kemenhub Temui Massa

Kemenhub bakal evaluasi tarif ojol paling lambat dua minggu

Jakarta, IDN Times - Aliansi Barisan Ojol Merdeka (BOM) menggelar aksi bertajuk Tanpa Kata, di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022). 

Penanggung jawab aksi, Krisna menuturkan awalnya massa berencana mengadakan demonstrasi di depan Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta Pusat. Namun sayangnya diadang oleh aparat kepolisian.

"Kita diadang, alasannya kantor Kemenhub masuk ring satu, jadi harus steril," kata Krisna kepada awak media, Rabu (27/7/2022) siang.

Baca Juga: Aliansi Pengemudi Ojol Siap Geruduk Kemenhub, Ini Tuntutan Mereka

1. Aksi jahit mulut dilakukan di Patung Kuda

Aksi Ojol Jahit Mulut Diadang di Patung Kuda, Kemenhub Temui MassaAksi aliansi ojek online menuntut Kemenhub di Patung Kuda, Jakarta Pusat (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Berdasarkan pantauan IDN Times, massa aksi mulai berdatangan sejak 14.35 WIB. Kemudian tak selang lama, salah satu massa menggelar aksi jahit mulut di depan mobil ambulans.

Puluhan peserta aksi tampak mengawal ketat di sekitar ambulans. Aparat kepolisian pun juga terlihat berjaga di sekitar lokasi.

Baca Juga: Aliansi Ojol Gelar Aksi Jahit Mulut di Kemenhub, Ambulans Disiapkan

2. Negosiasi kepolisian dengan massa sempat memanas

Aksi Ojol Jahit Mulut Diadang di Patung Kuda, Kemenhub Temui MassaAliansi Barisan Ojol Merdeka (BOM) gelar aksi Tanpa Kata (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Aksi penyampaian pendapat terkait evaluasi tarif ojek online tersebut sempat memanas, ketika salah satu polisi mencoba bernegosiasi dengan massa. Namun massa yang tidak terima, meminta agar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi segera menemui massa.

Kemudian sekira pukul 15.20 WIB, perwakilan dari Kemenhub menhampiri perwakilan massa aksi. Krisna menjelaskan, pihak Kemenhub menjanjikan bakal melakukan evaluasi terhadap tarif ojek online paling lama sekira dua minggu, tepatnya 12 Agustus 2022.

"Tadi sudah berdiskusi dan Pak Tonny Agus Setiono Kasubid Angkutan Perkotan menyampaikan kalau 12 Agustus akan ada evaluasi tarif," kata Krisna.

Baca Juga: Luhut ke Driver Ojol: Ayah Saya Sopir Bus, Anakmu Bisa seperti Saya

3. Jika tuntutan tidak didengarkan akan ada aksi massa lebih besar lagi

Aksi Ojol Jahit Mulut Diadang di Patung Kuda, Kemenhub Temui MassaAksi aliansi ojek online menuntut Kemenhub di Patung Kuda, Jakarta Pusat (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Dia menuturkan evaluasi tarif seperti yang dijanjikan tersebut tidak dilakukan, maka pihaknya bakal menggelar aksi dengan massa yang lebih banyak lagi. Bahkan, kata Krisna, aliansi ojol bakal melakukan aksi lebih nekat ketimbang jahit mulut.

"Maksimal kalau tanggal 12 tidak terjadi evaluasi tarif, makan akan aksi lebih dari ini. Lebih banyak konteks, bisa lebih banyak atau lebih nekat dari hari ini," ucap dia.

4. Kemenhub bakal mengkaji tuntutan pengemudi ojol

Aksi Ojol Jahit Mulut Diadang di Patung Kuda, Kemenhub Temui MassaIlustarsi Ojek Online (IDN Times/Mardya Shakti)

Adapun perwakilan pihak Kemenhub yang datang menemui massa demo ialah Staf Utama Menteri Perhubungan Budi Setyadi dan Kasubdit Angkutan Perkotaan Tonny Setiono. 

Dalam pertemuan secara langsung, pihak Kemenhub memberikan waktu paling lambat dua minggu untuk merealisasikan tuntutan para sopir ojol ini. 

Budi menegaskan, banyak pertimbangan yang harus dilakukan untuk merealisasikan tuntutan, terutama soal kenaikan tarif ojol. Oleh sebab itu dia mengimbau pengemudi ojol untuk bersabar.

"Untuk kenaikan tidak serta merta langsung dari satu aspek kita melakukan pertimbangan kan. Kementerian Perhubungan sudah melakukan satu kajian kenaikan, supaya ini kan usaha ekosistem, bisa berlanjut," ujar Budi.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya