PPATK Selamatkan Uang Negara Rp3,45 Triliun pada 2023

PPATK sampaikan capaian dalam rapat bersama Komisi III DPR

Jakarta, IDN Times - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana menyampaikan lembaganya berhasil mengamankan uang negara sebesar Rp3,45 triliun pada 2023.

Hal tersebut disampaikan Ivan dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI bersama KPK dan PPATK di ruang sidang, Selasa (11/6/2024).

"Kinerja tahun 2023, antara lain PPATK telah menyampaikan 1.272 hasil analisis, produk hasil analisis, dan hasil pemeriksaan telah berkontribusi terhadap penyelamatan uang negara dengan total senilai Rp3,45 triliun," kata Ivan saat rapat kerja.

Adapun, besaran uang negara yang diselamatkan itu terdiri dari penerima negara dari denda sebesar Rp16,25 miliar, uang pengganti senilai Rp2,57 triliun, dan 54 juta dolar (Rp3,43 triliun).

"Dengan rincian, penerima negara dari denda sebesar Rp16,25 miliar, uang pengganti senilai Rp2,57 triliun dan 54 juta dolar setara dengan Rp3,43 trilun. Serta sejumlah aset fisik berupa tanah, bangunan, dan kendaraan bermotor," ungkapnya.

Baca Juga: Jokowi Teken Keppres Keanggotaan FATF, Ketua PPATK Paparkan Manfaatnya

Baca Juga: Harvey Moeis Timbun Rp76 M di Rumah, PPATK: Tetap Terdeteksi Alirannya

Baca Juga: 296 TPS di NTB Rawan Politik Uang, PPATK Awasi Transaksi Nontunai

Topik:

  • Dheri Agriesta

Berita Terkini Lainnya