Comscore Tracker

Ada 1.100 Peserta Ijtima Gowa Asal Kaltim Belum Tes Virus Corona

Ada 1.642 peserta ijtima Gowa asal Kaltim

Samarinda, IDN Times - Kasus virus corona di Kalimantan Timur bertambah lagi, hingga menjadi 21 kasus. Sebagian besar pasien terjangkit COVID-19 dari tiga klaster besar yakni klaster seminar antiriba dan klaster Sinode di Bogor, Jawa Barat. Sementara, ketiga adalah klaster KPU di Kalimantan Timur.

Namun, tidak menutup kemungkinan ada klaster baru dari acara keagamaan Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan. Setidaknya ada 1.642 peserta ijtima asal Kaltim, namun yang terdeteksi baru 33 persen, sisanya atau sekitar 1.100 belum terdeteksi.

“Sementara memang tiga klaster besar ini,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Kaltim Andi Muhammad Ishak, usai memberikan keterangan pers, di gedung serba guna Diskes Kaltim, Jalan Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Rabu (1/4) petang.

1. Ijtima Gowa berpotensi menjadi klaster baru di Kaltim

Ada 1.100 Peserta Ijtima Gowa Asal Kaltim Belum Tes Virus CoronaPelaksana tugas Diskes Kaltim, Andi Muhammad Ishak dalam keterangan persnya (IDN Times/Yuda Almerio)

Saat ini, Dinas Kesehatan Kaltim juga melacak peserta kegiatan lintas negara, Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan, yang semula direncanakan 19-22 Maret 2020, namun batal karena untuk mencegah penyebaran virus corona.

Total peserta asal Kaltim ke acara keagamaan tersebut sebanyak 1.642 orang. Sementara, jumlah keseluruhan peserta dari 31 provinsi di Indonesia sebanyak 18.698 orang. Angka itu belum ditambah dengan partisipan dari 12 negara, 474 orang.

“Untuk saat ini belum bisa disebut klaster, sebab baru satu pasien dinyatakan positif dari kegiatan ini. Akan tetapi potensinya selalu ada, mengingat peserta dari Kaltim kabarnya juga banyak,” ucap Andi.

Ada 1.100 Peserta Ijtima Gowa Asal Kaltim Belum Tes Virus Corona(IDN Times/Arief Rahmat)

Baca Juga: Pasien COVID-19 Meninggal di Balikpapan Ada Riwayat ke Ijtima Asia

2. Peserta ijtima asal Kaltim baru terdeteksi 33 persen

Ada 1.100 Peserta Ijtima Gowa Asal Kaltim Belum Tes Virus Corona(IDN Times/Arief Rahmat)

Andi menjelaskan, dari dari 1.642 peserta ijtima asal Kaltim, baru 33 persen yang sudah terdeteksi. Dengan kata lain, sebagian besar peserta belum terdeteksi. Itu sebabnya selain tiga klaster utama, Dinkes Kaltim juga kini membagi fokus ke calon klaster baru tersebut.

Hasil penelusuran sementara, jumlah peserta yang berhasil dilacak ada 557 orang atau 33 persen dari total peserta asal Kaltim. Kendati, tak semua partisipan dijadikan orang dalam pantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP).

“Dari jumlah tersebut sebanyak 121 masuk pemantauan (ODP), kemudian tiga PDP,” imbuh Andi.

3. Peserta ijtima Gowa diminta melaporkan diri demi memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di Kaltim

Ada 1.100 Peserta Ijtima Gowa Asal Kaltim Belum Tes Virus CoronaIlustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Karena itu, Andi mengimbau kepada peserta Ijtima Gowa asal Kaltim agar segera melapor kepada petugas terkait. Untuk tracing peserta ijtima, Dinkes Kaltim dibantu Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta aparat Kepolisian dan TNI.

“Ini sangat penting bagi kami demi mengurangi potensi penyebaran COVID-19 lebih jauh lagi,” kata dia.

https://www.youtube.com/embed/aUrK9HlKpD8

Baca Juga: Negatif COVID-19, 1 PDP Meninggal di Kaltim Dimakamkan Sesuai Protokol

Topic:

  • Rochmanudin
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya