Comscore Tracker

[BREAKING] Kasus Balita Tanpa Kepala, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Kedua tersangka adalah pegawai PAUD

Samarinda, IDN Times - Kepolisian Samarinda, Kalimantan Barat akhirnya menetapkan dua orang menjadi tersangka dalam kasus balita yang ditemukan tanpa kepala di Kelurahan Gunung Kelua, Samarinda Ulu.

"Ada dua tersangka. Kami melakukan penjemputan malam ini," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu M Ridwan, Selasa (21/1) malam.

Kedua tersangka merupakan pegawai PAUD tempat balita tersebut sekolah. "Satu tersangka berinisial ML dan satunya lagi SY," ujar Ridwan.

Balita yang ditemukan tanpa kepala itu diketahui bernama Ahmad Yusuf Ghazali (4). Dia hilang dari PAUD Jannatul Athfaal di Jalan AW Sjahranie, Kelurahan Gunung Kelua, pada 22 November 2019.

Polisi berhasil menetapkan dua orang tersangka setelah mengantongi hasil uji tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) belum lama ini. 

Perkara ini sempat menyita banyak perhatian, lantaran setelah menghilangnya bocah malang itu, warga menemukan balita tanpa kepala pada 8 Desember 2019 di eks Sungai Karang Asam, Jalan Pangeran Antasari II, Gang 3, Samarinda Ulu.

Ternyata jenazah balita tanpa kepala itu merupakan Ahmad Yusuf Ghazali (4). Orang tua balita itu, Melisari (30) dan Bambang Sulistyo (40), mengakui bila balita tanpa kepala itu adalah anaknya. Hal tersebut diyakini setelah medikus forensik selesai melakukan pemeriksaan awal.

Balita tanpa kepala itu menggunakan baju warna merah lengan pendek warna hitam bertuliskan Monas. Sedangkan celananya berwarna putih bermotif kuning. Pakaian itu digunakan Yusuf terakhir kalinya.

Baca Juga: Menghilang 16 Hari dari PAUD, Balita Ditemukan Tanpa Kepala

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya