Comscore Tracker

Ribuan Perusahaan Konstruksi di Kaltim Siap Bangun Ibu Kota Baru

Pekan depan LPJK Kaltim siap menghadap presiden

Samarinda, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo telah menetapkan ibu kota negara pindah ke Kalimantan. Lokasi tersebut mengerucut pada dua provinsi yakni Kalimatan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pun sedang menyusun skema terbaik pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan.

Meskipun pemerintah belum memutuskan provinsi mana yang akan menjadi ibu kota baru, namun Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kaltim Heru Cahyono optimis Benua Etam akan terpilih menjadi ibu kota negara baru. Sehingga pengembang infrastruktur bakal punya andil besar untuk pembangunan di tempat tersebut.

"Kami lembaga pengembang jasa konstruksi selalu siap," kata Heru, Rabu (31/7).

1. LPJK Kaltim mendapatkan titah dari pemerintah pusat

Ribuan Perusahaan Konstruksi di Kaltim Siap Bangun Ibu Kota BaruDok.IDN Times/Istimewa

Heru mengatakan meski lokasi ibu kota belum ditentukan, LPJK Kaltim sudah mendapatkan titah dari pemerintah pusat, untuk mempersiapkan sejumlah tenaga kerja dan kontraktornya. Otomatis langkah pertama yang dilakukan adalah merapatkan barisan.

"Saya sebagai ketua LPJK tentu tak ingin berdiam diri, saat ini langkah terbaik yang harus dilakukan ialah meningkatkan kompetensi," ujar dia.

Langkah kedua, kata Heru, mengupayakan regulasi serupa peraturan gubernur, peraturan daerah, hingga peraturan presiden yang merujuk pada keterlibatan pengusaha lokal dalam pembangunan ibu kota negara baru.

"Tak mungkin semua jasa konstruksi atau pun perusahaan penunjang pembangunan dari pusat semua," kata dia.

Baca Juga: 82 Persen Peluang Kaltim Jadi Ibu Kota Negara yang Baru

2. Anggota LPJK Kaltim akan ramai-ramai melakukan peningkatan kompetensi

Ribuan Perusahaan Konstruksi di Kaltim Siap Bangun Ibu Kota BaruIDN Times/Sunariah

Heru mencontohkan jika ada 'kue' besar sudah seharusnya dibagi dengan rata saat hendak memindahkan ibu kota negara. Pembagian itu berdasarkan kuantitas, kualitas, dan kapasitas masing-masing jasa pengembang kontraktor.

Karena itu, kata dia, sebelum proyek pembangunan dimulai, anggota LPJK Kaltim akan ramai-ramai melakukan peningkatan kompetensi. "Tujuannya hanya satu, agar laik menikmati kue itu," lanjut dia, tersenyum.

Menurut Heru, urusan tenaga kerja konstruksi ada dua, yakni tenaga ahli dan tenaga kerja. Boleh jadi dalam proses nya LPJK kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPRPR) Kaltim.

"Saat ini kami sedang berusaha mengkoordinir kawan-kawan (pengusaha kontraktor) di daerah," sebut dia.

3. Kaltim siapkan 6 ribu perusahaan kontraktor dan 12 ribu tenaga kerja

Ribuan Perusahaan Konstruksi di Kaltim Siap Bangun Ibu Kota BaruIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Heru menyebutkan sebanyak 6 ribu perusahaan jasa konstruksi pemegang sertifikat resmi badan usaha, tergabung di dalam LPJK Kaltim. Jumlah tersebut terdiri atas beragam sektor mulai dari konstruksi hingga elektrik.

Kendati, hanya 2 ribu perseroan yang melakukan registrasi ulang. Namun, dia tetap yakin angka itu terus bertambah bahkan hingga puluhan ribu.

"Bertahap rekan-rekan (pengusaha kontraktor) kami pasti kembali. Sedangkan jumlah tenaga konstruksi yang akan dipersiapkan mencapai 12 ribu orang. Angka itu berasal dari tenaga kerja lokal siap pakai," kata dia.

4. LPJK Kaltim akan bertemu Presiden Jokowi Agustus mendatang

Ribuan Perusahaan Konstruksi di Kaltim Siap Bangun Ibu Kota BaruIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Menurut Heru, wacana pemindahan ibu kota negara ke Kaltim sudah mewakili apa yang diinginkan Presiden Jokowi. Sebab, dari sisi infrastruktur penunjang, Benua Etam sudah punya nilai tambah.

Dari bocoran yang dia peroleh dari pusat, Kaltim menduduki peringkat utama kategori infrastruktur pendukung. Seperti yang sudah diketahui bersama, kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto merupakan kandidat ibu kota baru.

Posisinya strategis, Tahura Bukit Soeharto didukung dua bandara dan dua pelabuhan Samarinda maupun Baikpapan. "Tak cuma itu dari sisi keamanan, Benua Etam juga punya keunggulan. Walau pun heterogen namun konflik jarang terjadi," kata dia.

Heru menambahkan, seminar nasional terkait kesiapan Kaltim menjadi ibu kota pada Sabtu pekan lalu, merupakan penyerapan aspirasi masyarakat dan responsnya luar biasa.

"Data-data pendukung sudah kami siapkan. Agustus mendatang kami menghadap Presiden untuk presentasi. Kami tak bersama gubernur, ini inisiatif sendiri," pungkas Heru.

Baca Juga: Jadi Ibu Kota Negara, Kaltim Punya Posisi Tawar dari Beragam Lini

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya