Comscore Tracker

Merasa Janggal, Orangtua Balita Tanpa Kepala Mengadu ke Hotman Paris

Pihak keluarga juga berencana mengadu ke Presiden Jokowi

Samarinda, IDN Times - Orangtua Ahmad Yusuf Ghazali (4), balita yang ditemukan tewas tanpa kepala pada 8 Desember 2019 lalu di Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, bersikeras kematian anak mereka tidak wajar. Bambang (40) dan Melisari (30) tetap kukuh dengan dugaan bahwa buah hati mereka adalah korban pembunuhan.

Keinginan kuat Bambang dan Melisari untuk menguak kasus kematian Yusuf lantas mengantar mereka hingga mengadu ke pengacara kondang Hotman Paris dan Mabes Polri di Jakarta. 

Saat dikonfirmasi IDN Times pada Senin (17/2), Bambang menuturkan kedatangannya dan istri ke Jakarta adalah demi menuntaskan kasus anaknya.

“Kami sudah berbagi tugas, saya ke Mabes Polri, istri saya ke Warung Kopi Johny,” kata dia.

Dugaan kejanggalan tersebut lantaran tubuh Yusuf tak lengkap saat jasadnya ditemukan di eks Sungai Karang Asam. Selain tanpa kepala, balita tersebut juga kehilangan sejumlah organ tubuhnya, mulai dari kepala, tangan, hingga kedua telapak kakinya. Termasuk organ dalam, dan organ di bagian dadanya juga lenyap.

1. Orangtua Yusuf mencari bukti-bukti baru demi mengungkap kematian sang buah hati

Merasa Janggal, Orangtua Balita Tanpa Kepala Mengadu ke Hotman Paris(Ibu kandung Yusuf, balita yang ditemukan tewas tanpa kepala) Instagram.com/@hotmanparisofficial

Tak mau menyerah begitu saja, keduanya lantas mencari bukti-bukti baru termasuk menelusuri parit yang diduga sebagai lokasi balita malang tersebut terbawa arus.

Mulai dari PAUD Jannatul Athfaal, Jalan AW Sjahranie, Kelurahan Gunung Kelua, Samarinda Ulu, lokasi bocah malang itu menghilang hingga ke eks Sungai Karang Asam, Jalan Pangeran Antasari II, Gang 3, Samarinda Ulu, tempat dia ditemukan mengambang tanpa kepala.

Jarak kedua lokasi itu sekitar 4,5 kilometer. Dari pelacakan itu ditemui fakta versi orangtua Yusuf, yakni setiap selokan dijumpai pembatas jaring besi yang menghalangi sampah-sampah terbawa arus. Dengan kata lain, tubuh bocah malang tersebut juga seharusnya tertahan oleh pembatas jaring besi tersebut.

“Yang jelas, kasus ini memang harus ada tersangka. Tapi motif kami berbeda (Bambang menduga anaknya sebagai korban kejahatan)," kata Bambang.

Baca Juga: Menghilang 16 Hari dari PAUD, Balita Ditemukan Tanpa Kepala

2. Bambang tak mau kasus kematian anaknya tenggelam begitu saja

Merasa Janggal, Orangtua Balita Tanpa Kepala Mengadu ke Hotman ParisBambang, ayah Ahmad Yusuf Ghazali, saat berada di Polresta Samarinda. (IDN Times/Yuda Almerio)

Pertemuan antara Hotman dan orangtua Yusuf pun sempat viral dan beredar luas. Wajar demikian, sebab curahan hati dari ibu Yusuf itu diunggah ke akun Instagram milik Hotman Paris.

Dalam video tersebut, Melisari tak kuasa menahan tangisnya sambil memegang  foto mendiang anaknya. Dalam video itu pula, pengacara terkenal ini sempat menyebut bila kematian janggal Yusuf bisa saja ke arah penjualan organ tubuh manusia.  

“Kami ingin kasus ini tak tenggelam. Yang jelas, kami gerak semua di sini (Jakarta) dan juga di Kaltim,” ucapnya.

3. Orangtua Yusuf juga berniat mengadu ke Presiden Jokowi

Merasa Janggal, Orangtua Balita Tanpa Kepala Mengadu ke Hotman ParisJenazah balita Ahmad Yusuf Ghazali saat berada di ruang jenazah (IDN Times/Yuda Almerio)

Tidak hanya sampai di situ, beberapa tokoh besar juga bakal ditemui kedua orangtua Yusuf, termasuk Presiden Joko "Jokowi" Widodo. Tapi, dirinya mengaku belum mengetahui pergerakan pengacara dan timnya yang lebih banyak bergerak dalam senyap.

“Rencananya begitu, kami akan akan datangi istana negara. Tapi itu semua tim kami yang mengurus. Nanti saya kasih tahu kembali perkembangannya," ujarnya.

Baca Juga: Ungkap Kematian Balita Tanpa Kepala, Mabes Polri akan Bongkar Makam

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya