Comscore Tracker

ODP di Kaltim Tembus 3.097, 4 PDP dari 2 Klaster COVID-19 dan Surabaya

Dua PDP dari acara ijtima alami gejala seperti COVID-19

Samarinda, IDN Times - Dinas Kesehatan provinsi bersama 10 kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur kini bersiaga. Karena Kaltim sudah menjadi wilayah penularan lokal baru virus corona atau COVID-19.

“Makanya kami tak henti-hentinya meminta warga berdiam diri di rumah, jaga kesehatan, olahraga, rajin cuci tangan dan berjemur,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kaltim Andi M Ishak dalam keterangan persnya, di gedung serba guna Dinkes Kaltim, Jalan Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda Ulu, Senin (30/3) petang.

ODP di Kaltim Tembus 3.097, 4 PDP dari 2 Klaster COVID-19 dan Surabaya(IDN Times/Arief Rahmat)

Baca Juga: Pasien Positif COVID-19 yang Meninggal di Balikpapan Warga Banjarmasin

1. Jumlah ODP di Kaltim menembus 3.097 orang

ODP di Kaltim Tembus 3.097, 4 PDP dari 2 Klaster COVID-19 dan Surabaya(IDN Times/Arief Rahmat)

Dari data Dinkes Kaltim, angka positif virus corona memang tidak bertambah, yakni 17 orang, namun jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) melonjak dari 2.408 orang menjadi 3.097 ODP, atau terdapat penambahan 689 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 887 selesai menjalani masa peninjauan.

“Dengan demikian tersisa 2.210 (ODP) proses pemantauan,” kata Andi.

2. Empat PDP baru berasal dari tiga daerah di Kaltim

ODP di Kaltim Tembus 3.097, 4 PDP dari 2 Klaster COVID-19 dan Surabaya(IDN Times/Arief Rahmat)

Sama dengan ODP, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga naik. Dari 83 menjadi 169 orang atau terjadi lonjakan 86 PDP. Sebagian besar data berasal dari Balikpapan, sebab beberapa hari sebelumnya Kota Minyak itu belum melaporkan keseluruhan PDP yang dirawat.

Dari jumlah tersebut, 84 pasien dinyatakan negatif dan masih menunggu hasil laboratorium 68 kasus. Sisanya pasien yang dinyatakan positif virus corona.

“Pasien PDP baru dari tiga daerah. Totalnya pasien (PDP) ada empat,” tutur Andi.

3. Satu PDP dari Berau pernah kontak dengan positif virus corona yang meninggal dunia di Balikpapan

ODP di Kaltim Tembus 3.097, 4 PDP dari 2 Klaster COVID-19 dan Surabaya(IDN Times/Arief Rahmat)

Lebih lanjut, Andi memaparkan, seorang PDP dari Kutai Barat hasil tracing dari kegiatan Ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan, kini mengalami gejala batuk, pilek, dan demam. Saat ini dia dalam pengawasan ketat dari tenaga medis.

Kemudian, dari Kutai Timur ada dua PDP, satu pasien erat kaitannya dengan pasien positif virus corona Kutai Timur yang dirawat di RSUD Taman Husada, Bontang. Dia berasal dari klaster Sinode. Punya gejala serupa, batuk, pilek, dan demam.

Pun demikian dengan pasien satu lagi, juga mengalami simtom sama, tetapi tak masuk klaster mana pun. Hanya saja pasien ini punya riwayat perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur.

“Terakhir dari Berau, satu PDP punya riwayat kontak dengan pasien positif virus corona yang meninggal di Balikpapan. Keduanya berasal dari kegiatan yang sama, Itjima Gowa di Sulawesi Selatan,” kata Andi.

https://www.youtube.com/embed/1XNhzcvZUL4

Baca Juga: Dari 2 Klaster, Balikpapan Masuk Kategori Penularan Lokal COVID-19

Topic:

  • Rochmanudin
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya