Comscore Tracker

Pasien Positif Virus Corona Samarinda Seminar di Bogor dan ke Jakarta

Pasien sebelumnya kontak dengan korban meninggal di Solo

Samarinda, IDN Times – Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengumumkan, satu dari tiga orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dipastikan positif terjangkit virus corona COVID-19.

Ketiganya masih satu keluarga dan diisolasi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Jalan Palang Merah, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kaltim.

Baca Juga: [BREAKING] Satu Orang Positif Terjangkit Virus Corona dari Kaltim

1. Dua PDP lainnya masih menunggu hasil uji laboratorium Balitbang Kemenkes

Pasien Positif Virus Corona Samarinda Seminar di Bogor dan ke JakartaGubernur Kaltim Isran Noor (tengah) didampingi Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang (kiri) dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi (kedua kanan) saat memberikan keterangan pers di lobi Kegubernuran Kaltim terkait virus corona (IDN Times/Yuda Almerio)

Menurut Isran Noor, dua PDP lainnya saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium Badan Litbang Kementerian Kesehatan. 

“Satu positif, dua lainnya masih menanti hasil uji Laboratorium Badan Litbang Kementerian Kesehatan,” ujar Isran dalam keterangan pers, Rabu (18/3) malam, di lobi kantor Gubernur Kaltim.

2. Pasien positif virus corona sempat hadiri seminar di Bogor lalu ke Jakarta

Pasien Positif Virus Corona Samarinda Seminar di Bogor dan ke JakartaIlustrasi rumah sakit (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, pasien yang positif terjangkit virus corona ini sempat menghadiri seminar di Bogor, Jawa Barat, pada 25-28 Februari 2020 lalu.

Setelah mengikuti acara di Bogor, pasien itu sempat ke Jakarta. Dia kembali ke Samarinda pada 8 Maret 2020, lalu ke Bontang untuk ziarah makam sehari setelahnya.

“Waktu ke Bontang itu bersama keluarganya pakai mobil pribadi (yang nantinya juga ikut diisolasi)," kata Isran.

3. Pasien sempat kontak dengan peserta seminar di Bogor yang telah meninggal karena virus corona

Pasien Positif Virus Corona Samarinda Seminar di Bogor dan ke JakartaDok. PLN UID Jateng dan DIY

Usut punya usut, Pasien Dalam Pengawasan yang positif terjangkit virus corona ini punya riwayat kontak dengan peserta acara seminar lainnya di Bogor, yang telah lebih dulu dinyatakan positif virus corona.

Pada Rabu (11/3) lalu, pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia karena virus corona saat dirawat di RSUD Dr. Moewardi Solo, Jawa Tengah.

“Tapi kondisi pasien (yang dinyatakan positif di Samarinda) sudah mulai membaik,” pungkas Gubernur Isran.

Baca Juga: [BREAKING] Kasus Positif Virus Corona di Indonesia Jadi 227, 19 Meninggal

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya