Comscore Tracker

Polisi Tangkap 10 Pelaku Karhutla Kaltim Saat Pura-pura Memadamkan Api

Pelaku berpura-pura untuk mengelabui petugas kepolisian

Samarinda, IDN Times - Polisi menangkap 10 orang diduga pelaku pembakaran lahan di Kalimantan Timur. Sembilan tersangka ditangkap di Kabupaten Berau, sementara satu orang lainnya diamankan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Diduga kesembilan tersangka inilah biang kerok kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan petaka asap di Bumi Batiwakkal--sebutan untuk Kabupaten Berau. 

1. Ini peran para tersangka karhutla

Polisi Tangkap 10 Pelaku Karhutla Kaltim Saat Pura-pura Memadamkan ApiDok.IDN Times/Istimewa

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, sembilan tersangka ditangkap di kawasan Tabalar dalam periode Agustus-September. Dimulai dari, tersangka bernisial AA (42) yang ditangkap pada 31 Agustus lalu.

Dari AA, polisi mengamankan parang, gergaji mesin, parang dan korek api. Lalu berturut-turut RM (45), AN (43), HR (40) dan RL (28). RM berperan sebagai mandor, sementara AN dan HR memegang kendali gergaji mesin lalu RL ialah operator ekskavator. Mereka dibekuk pada 14 September lalu. Dari mereka polisi mengamankan satu ekskavator, dua gergaji mesin, tiga parang, dua jeriken solar, 1 botol solar tiga korek api.

Di waktu yang sama, polisi juga membekuk BR (60), AR alias Belanda (46), SP (60). Terakhir adalah BA (49) yang diciduk di Kelay pada 27 Agustus lalu.

"Semua tersangka ini punya modus yang sama. Punya lahan kemudian membersihkan atau merintis lalu menumpuk kayu dan menumpahkan minyak kemudian membakarnya," ujar Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono dalam keterangan pers, Rabu (18/9).

Baca Juga: Dua Orangutan Kalimantan Ini Dehidrasi di Tengah Kebakaran

2. Berpura-pura memadamkan kebakaran untuk mengelabui petugas

Polisi Tangkap 10 Pelaku Karhutla Kaltim Saat Pura-pura Memadamkan ApiDok.IDN Times/Istimewa

AKBP Pramuja Sigit Wahono mengatakan, kasus ini terungkap dimulai dari citra satelit command center milik Polda Kaltim. Pantauan satelit menangkap sejumlah titik api di Kecamatan Tabalar.  

Dari situ polisi kemudian melakukan penyelidikan dan langsung menyambangi lokasi titik api. Melihat kedatangan polisi, para tersangka itu berpura-pura hendak memadamkan api untuk mengelabui petugas, padahal sebelumnya para tersangka itulah yang membakar lahan.

"Sebagian besar tersangka berasal dari Berau. Dimulai dari tersangka berinisial AA, RM, RL, BR, AR sementara AN dan SP adalah warga Tarakan. Kemudian HR berasal dari Konawe, Sulawesi Tenggara. Sedangkan BA itu dari Kutim," terang dia.

3. Tersangka terancam hukuman pidana penjara dan denda Rp3 miliar

Polisi Tangkap 10 Pelaku Karhutla Kaltim Saat Pura-pura Memadamkan ApiDok.IDN Times/Istimewa

Polisi berpangkat melati dua itu menerangkan, berdasarkan hasil penyelidikan diperoleh fakta bahwa lahan yang dibakar tersebut hendak dijadikan perkebunan kelapa sawit. Saat membakar, lokasi tak diamankan sehingga kebakaran meluas.

"Setidaknya ada 42 hektare lahan terbakar," katanya.

Dia menambahkan, para pelaku ini dijerat dengan Pasal 69  dan 108 UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp3 miliar.

Kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan. Kemungkinan tersangka akan bertambah. Sigit mengingatkan, jika warga melihat ada aksi pembakaran lahan jangan segan untuk melaporkan kepada pihak berwajib.

"Jika tidak mau berhadapan dengan hukum, jangan coba-coba bakar lahan, apalagi hutan," tuturnya.

Baca Juga: Mengenaskan! Raja Ular Rimba Kalimantan Hangus Akibat Kebakaran Hutan

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Just For You