BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pemerintah Daerah Akselerasi Kepesertaan

Salah satunya melalui sosialisasi Penghargaan Paritrana 2019

Pontianak, IDN Times - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak melaksanakan Sosialisasi Penghargaan Paritrana 2019 dan Penguatan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Haris Hotel, Pontianak. Kegiatan itu berlangsung selama 2 hari, dari 4-5 September 2019.

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Sukses Anugerah Paritrana Tahun 2019, Kalbar Juara’ tersebut dibuka Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) yang diwakili Asisten Kesra Setda Provinsi Kalbar, Sri Jumiadatin. Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar menerangkan bahwa baru ada enam kabupaten/kota di Kalimantan Barat yang tenaga non-ASN atau non-PNS mereka sudah diakomodasi BPJS Ketenagakerjaan.

Para hadirin yang mengikuti kegiatan tersebut di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala BPS, Sekda, Kepala BKD, dan Kepala BPKAD se-Kalimantan Barat.

1. Masih banyak potensi di Kalbar agar bisa meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pemerintah Daerah Akselerasi KepesertaanIDN Times/Marwan F

Sri Jumiadatin, yang juga pernah menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar, mengatakan bahwa masih banyak potensi di Kalimantan Barat agar bisa meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, baik dari pekerja non-PNS, UMKM, maupun sektor jasa konstruksi. “Ini peluang kita bisa memperoleh penghargaan Anugerah Paritrana. Masih ada waktu untuk mencapai itu,” katanya.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E Ilyas Lubis, menjelaskan bahwa Penghargaan Paritrana juga mampu mendorong kepedulian semua pihak untuk mengakselerasi kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan. Ia pun menambahkan, semakin banyak peserta di suatu daerah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, hal itu akan sangat membantu pemerintah daerah untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya.

“Untuk itulah kita selalu mendorong pemerintah daerah agar mempercepat akselerasi kepesertaan ini lewat Paritrana Award yang merupakan program pemerintah pusat,” ungkap Ilyas.

2. Penghargaan Paritrana merupakan apresiasi yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan untuk pemerintah daerah dan perusahaan di Indonesia

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pemerintah Daerah Akselerasi KepesertaanIDN Times/Marwan F

Sebagaimana diketahui bersama, Penghargaan Paritrana merupakan apresiasi yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan untuk pemerintah daerah dan perusahaan di Indonesia yang mendukung penuh implementasi dan tertib administrasi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penghargaan Paritrana merupakan inisiasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan. Penghargaan tersebut sudah mulai dilaksanakan sejak 2017.

BPJS Ketenagakerjaan juga berharap dengan diadakannya penghargaan tersebut bisa menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan perusahaan untuk lebih termotivasi memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja mereka. 

Sementara itu, Ilyas juga menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan saat ini berbeda dengan Jamsostek di masa lalu. “Sekarang BPJS Ketenagakerjaan menganut prinsip nirlaba dan gotong royong, beda dengan Jamsostek di zaman dulu,” terangnya.

3. Pada kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan penyerahan manfaat kepada peserta

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pemerintah Daerah Akselerasi KepesertaanIDN Times/Marwan F

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pontianak Andry Rubiantara pun menjelaskan bahwa tujuan kegiatan tersebut ialah menyosialisasikan Penghargaan Paritrana kepada pemerintah daerah se-Kalimantan Barat untuk meningkatkan peran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan. 

Selain itu, menurutnya, Penghargaan Paritrana juga akan meningkatkan citra positif pemerintah daerah bagi masyarakat pekerja di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada pesertanya. Salah satunya ialah BPJS Ketenagakerjaan memberikan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia kepada salah satu karyawati dari BPJS Kesehatan Cabang Singkawang.

Topik:

  • Marwan Fitranansya

Berita Terkini Lainnya