Comscore Tracker

Rusia Uji Tembak Rudal Hipersonik Zircon, Putin: Tak Tertandingi!

Sebelumnya, pada April Rusia juga luncurkan rudal Sarmat

Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan Rusia, pada Sabtu (28/5/2022), mengatakan Negeri Beruang Merah itu sukses melakukan uji tembak rudal jelajah hipersonik Zircon sejauh sekitar 1.000 kilometer (km). Rudal itu ditembakkan dari Laut Barents dan mengenai sasaran di Laut Putih.

Video yang dirilis kementerian itu memperlihatkan rudal sedang diluncurkan dari sebuah kapal dan melesat ke langit, dilansir ANTARA dari Reuters.

Baca Juga: Rusia Uji Rudal Berkekuatan Nuklir, Diklaim Terkuat di Dunia!

1. Putin gambarkan Zircon sebagai generasi baru alutsista yang tak tertandingi

Rusia Uji Tembak Rudal Hipersonik Zircon, Putin: Tak Tertandingi!Percobaan misil hipersonik Zircon yang ditembakkan dari kapal Admiral Gorshkov.twitter.com/the_globalnews2

Presiden Vladimir Putin menggambarkan Zircon sebagai bagian dari generasi baru sistem persenjataan yang tak tertandingi. Rudal hipersonik mampu melesat sembilan kali kecepatan suara dan Rusia sebelumnya telah menguji Zircon dari kapal perang dan kapal selam tahun lalu.

Dilansir Missile Defense Advocacy, zirkon 3M22 atau SS-N-33 adalah rudal jelajah bermanuver hipersonik antikapal. Jangkauan perkiraan Zirkon adalah 500 km pada level rendah dan hingga 750 km pada lintasan semi-balistik, tetapi media milik negara di Rusia melaporkan jangkauannya 1.000 km.

Ini adalah rudal dua tahap yang menggunakan bahan bakar padat di tahap pertama dan motor scramjet di tahap kedua. Rudal ini akan tergolong  battlecruiser kelas Kirov Admiral Nakhimov tahun ini dan Pyotr Velikiy pada 2022.

Baca Juga: Moral Merosot, 115 Tentara Pribadi Putin Menolak Berperang di Ukraina

2. Sebelumnya, Rusia luncurkan rudal Sarmat

Rusia Uji Tembak Rudal Hipersonik Zircon, Putin: Tak Tertandingi!ilustrasi peluncuran rudal Rusia (youtube.com/Military Update)

Ini bukan peluncuran rudal balistik pertama kalinya yang dilakukan Rusia, saat invasi di Ukraina berlangsung.  Pada 20 April 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin membanggakan rudal balistik antarbenua, Sarmat, yang ia klaim terkuat di dunia.

Rusia melakukan uji peluncuran rudal tersebut dari Pletsesk, barat laut Rusia, menembak target di Semenanjung Kamchatka di Timur jauh. Jarak uji peluncuran rudal itu sekitar 6 ribu kilometer.

Dilansir The Guardian, dalam perkiraan US Congressional Research Service, Sarmat buatan Rusia dapat dikerahkan dengan 10 atau lebih hulu ledak pada setiap rudalnya. Rudal itu juga mampu membawa hulu ledak nuklir.

Baca Juga: Kondisi Terkini di Ukraina: Rudal Rusia Hancurkan Bandara Odessa

3. Putin sebut rudal sebagai upaya memastikan keamanan Rusia dari ancaman luar

Rusia Uji Tembak Rudal Hipersonik Zircon, Putin: Tak Tertandingi!Presiden Rusia Vladimir Putin (ANTARA FOTO/Sputnik/Alexei Nikolsky/Kremlin via REUTERS)

Militer Rusia mengalami kerugian besar sumber daya manusia dan peralatan selama tiga bulan invasi di Ukraina, tetapi masih melakukan uji coba senjata tingkat tinggi untuk mengingatkan dunia tentang kehebatan Moskow dalam teknologi rudal.

Pada peluncuran rudal April lalu, Putin mengatakan hal itu dalam rangka memastikan keamanan Rusia dari ancaman luar.

"Senjata yang benar-benar unik ini akan memperkuat potensi tempur angkatan bersenjata kita, memastikan keamanan Rusia dari ancaman eksternal dan menyediakan bahan pemikiran bagi mereka yang, dalam panasnya retorika agresif yang hiruk pikuk, mencoba mengancam negara kita," ujar Putin dalam tayangan televisi, dikutip dari Reuters.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya