Comscore Tracker

Sambut Baik Kemenangan Jokowi, Tiongkok Sampaikan 4 Poin Kerja Sama

Tidak hanya ekonomi dan politik, tapi juga budaya

Jakarta, IDN Times - Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian menyampaikan, hubungan kedua negara di bawah kepemimpinan Presiden Joko 'Jokowi' Widodo dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, telah memasuki jalur cepat pembangunan dalam beberapa tahun terakhir. Tiongkok pun menyambut baik hasil Pilpres 2019 yang menandakan Jokowi kembali memimpin roda pemerintahan Indonesia.

Setelah pengumuman hasil rekapitulasi pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 21 Mei, kata Xiao Qian, Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Wakil Presiden Wang Qishan masing-masing mengirim pesan ucapan selamat kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden terpilih, Ma'ruf Amin.

"Sampai sekarang, presiden kita telah bertemu tujuh kali dan mencapai konsensus penting dalam membangun hubungan yang lebih kuat dan mempromosikan sinergi antara strategi pembangunan," ujar Xiao Qian dalam acara Annual Iftar di kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/5).

Dia mengatakan pembangunan nasional Indonesia dihadapkan pada peluang-peluang baru setelah terpilihnya kembali Jokowi. "Tahun depan, menandai peringatan ke-70 hubungan diplomatik Tiongkok-Indonesia, tonggak penting saat kita meneruskan hubungan kita dan terus maju ke masa depan. Kami siap mengambil kesempatan ini
lebih lanjut meningkatkan dan meningkatkan kemitraan strategis komprehensif kami," tuturnya.

Xiao Qian pun menyampaikan empat poin penting untuk meningkatkan hubungan kerja sama antarkedua negara, yakni sebagai berikut: 

1. Memperdalam kepercayaan antarkedua negara dalam hal politik.

Sambut Baik Kemenangan Jokowi, Tiongkok Sampaikan 4 Poin Kerja SamaBiro Pers Setpres RI

Xiao Qian mengatakan untuk pengembangan berkelanjutan hubungan bilateral kedua negara, diperlukan upaya bersama untuk mempertahankan momentum hubungan tingkat tinggi, "dan mempromosikan dialog di semua tingkat untuk memberikan panduan politik dan dukungan kebijakan."

Baca Juga: KPK Minta BUMN Berhati-Hati Ketika Terima Investasi dari Tiongkok 

2. Mempromosikan dua kerangka kerja sama ekonomi

Sambut Baik Kemenangan Jokowi, Tiongkok Sampaikan 4 Poin Kerja SamaFacebook / boronebeltoneroad

Poin kedua, ialah untuk lebih mempromosikan sinergi dua kerangka kerja sama yakni Belt and Road Initiative dan Global Maritime Fulcrum Vision. Selama ini, pemerintahan Jokowi-JK telah menjalin fondasi kerja-sama Belt and Road. Baru-baru ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri Belt and Road Forum untuk Kerja Sama Internasional ke-2 di Beijing dan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi dan Wakil Presiden Wang.

Ke depan, kata Xiao Qian, kedua belah pihak harus bekerja sama untuk mempercepat dan menyelesaikan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sesuai jadwal sambil menciptakan corrider ekonomi kereta berkecepatan tinggi.

"Kita juga perlu mengusahakan kemajuan substansial dalam membangun Koridor Ekonomi Komprehensif Regional untuk mendukung pengembangan pulau-pulau terluar Indonesia.

Sementara itu, kedua negara juga akan secara aktif menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang kapasitas produksi dan industrialisasi. Sehingga, dapat menambah highlights atas kerja sama yang sudah terjalin.

3. Mengintensifkan pertukaran budaya masyarakat kedua negara, dari orang ke orang (people-to-people)

Sambut Baik Kemenangan Jokowi, Tiongkok Sampaikan 4 Poin Kerja Sama(Dubes Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian) IDN Times/Anata

Kedua belah pihak harus mempromosikan pertukaran dan kerja sama di bidang pariwisata, pendidikan, akademisi, media, pemuda, agama, dan lokal-regional, sehingga dapat mengonsolidasikan dukungan publik untuk hubungan bilateral.

"Bab baru dalam pertukaran orang-ke-orang dan budaya. Pada 2018, jumlah wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia mencapai tingkat yang baru, melebihi 2,1 juta," tutur Xiao Qian.

Saat ini, ada lebih dari 15.000 siswa Indonesia yang belajar di Tiongkok, menjadikan negara ini salah satu tujuan pendidikan luar negeri favorit bagi siswa Indonesia. "Nomor satu paling banyak mahasiswa Indonesia itu, Australia. Nomor dua, bukan Amerika, bukan negara lain, tapi Tiongkok," tambahnya.

Masih di bidang pendidikan, Xiao Qian menambahkan, Universitas Tsinghua menandatangani MoU kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) belum lama ini untuk membina bakat-bakat inovatif di Indonesia melalui kerja sama kelembagaan dan pengembangan sumber daya manusia.

"Selain itu, pertukaran bilateral dan kerja sama di bidang media, lembaga think tank, pemuda, agama, ilmu pengetahuan dan teknologi, olah raga dan lainnya telah membuahkan hasil yang bermanfaat."

Baca Juga: Indonesia Bisa Ambil Untung dari Proyek OBOR Tiongkok dengan 4 Cara 

4. Meningkatkan koordinasi di bawah kerangka kerja multilateral

Sambut Baik Kemenangan Jokowi, Tiongkok Sampaikan 4 Poin Kerja SamaIDN Times/Anata

Keempat, lanjut Xiao Qian, meningkatkan koordinasi di bawah kerangka kerja multilateral seperti PBB, WTO dan G20. Bersama-sama, kita akan menjunjung tinggi kepentingan bersama kedua negara dan juga negara-negara berkembang lainnya dan berkontribusi pada perdamaian dan pembangunan di kawasan kita dan di luarnya.

Baca Juga: Dubes Tiongkok Sampaikan Kemajuan Kerja Sama dalam Kerangka OBOR 

Topic:

  • Anata Siregar

Just For You