Comscore Tracker

Jerman Tunjuk Sven Lehmann, Komisioner untuk Tangani Urusan LGBTQ

Lehmann berjanji hapuskan queerphobia

Jakarta, IDN Times – Pemerintah Jerman menunjuk politikus dari Partai Hijau, Sven Lehmann, untuk mengurusi persoalan LGBTQ. Penunjukan itu menjadikan Jerman sebagai negara pertama di dunia yang mendedikasikan pejabat publik untuk membangun ruang yang nyaman bagi LGBTQ.

Menurut Kementerian Federal untuk Urusan Keluarga, tugas utama Lehmann adalah menyiapkan rencana aksi nasional untuk mempromosikan dan melindungi keberagaman. Dalam sistem politik Jerman, jabatan Lehmann adalah komisioner yang ditugaskan untuk memberikan saran dan input kebijakan kepada pemerintah.

Kebijakan itu tertuang dalam semangat Jerman untuk menjadi negara perintis dalam perang melawan diskriminasi, dilansir dari Euronews.  

1. Pernah ditunjuk sebagai juru bicara partai untuk isu LGBTQ

Jerman Tunjuk Sven Lehmann, Komisioner untuk Tangani Urusan LGBTQKomisioner Jerman untuk tangani LGBTQ, Sven Lehmann (Twitter/svenlehmann)

Lehmann, yang saat ini berusia 42 tahun, resmi menjadi bagian dari pemerintahan koalisi baru yang dipimpin oleh Kanselir Olaf Scholz dari Partai Sosial Demokrat.

Lelaki berusia 42 tahun itu memiliki rekam jejak yang baik dalam memperjuangkan keberagaman. Sepanjang 2018-2021, Lehmann ditunjuk sebagai juru bicara partai di Bundestag atau parlemen Jerman terkait isu-isu LGBTQ.  

“Perlindungan orang karena identitas seksual dan gendernya harus dijamin dalam Undang-Undang Dasar,” ujar Lehmann usai dilantik.

Baca Juga: Kelompok LGBT Spanyol Gelar Protes Terhadap Kekerasan LGBT

2. Disambut baik oleh kelompok LGBTQ

Jerman Tunjuk Sven Lehmann, Komisioner untuk Tangani Urusan LGBTQKomisioner Jerman untuk tangani LGBTQ, Sven Lehmann (Twitter/svenlehmann)

Lehmann melesat ke parlemen mewakili konstituennya di daerah Cologne, kota di Jerman yang dikenal akan keramahannya terhadap LGBTQ. Di sana pula ada komunitas LGBTQ terbesar di Jerman.  

"Setiap orang harus bisa hidup bebas, aman, dan dengan hak yang sama," kata dia. 

Pengangkatan Lehmann disambut baik oleh sejumlah kelompok LGBTQ di Jerman, termasuk Lesbian and Gay Association (LSVD).

“(Penunjukan Lehmann) adalah sinyal penting untuk kebangkitan politik kelompok LGBTQ yang dijanjikan pemerintah. Dia harus menjadi pendorong dalam pemerintahan untuk implementasi proyek-proyek politik yang dijanjikan kepada kelompok marjinal,” kata Henry Engels dari Dewan LSVD, dikutip dari DW.

"Saat ini dia (Lehamann) harus berusaha untuk memastikan bahwa orang-orang LGBTQ secara eksplisit dimasukkan dalam program penerimaan pengungsi dari Afghanistan, yang baru-baru ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock," tambah Engels.

3. Komitmen pemerintah Jerman untuk melindungi HAM kelompok LGBTQ

Jerman Tunjuk Sven Lehmann, Komisioner untuk Tangani Urusan LGBTQKomisioner Jerman untuk tangani LGBTQ, Sven Lehmann (Twitter/svenlehmann)

Lehmann berjanji mengabdikan dirinya untuk memerangi kebencian yang diarahkan kepada kelompok LGBTQ, termasuk komitmennya untuk menghapuskan queerphobia.

Masyarakat Jerman untuk Identitas Trans dan Interseksualitas (DGTI) mengatakan, pihaknya berharap dapat bekerja dengan Lehmann untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi kelompok transgender dan non-biner.

DGTI mengapresiasi kerja-kerja pemerintah dalam beberapa tahun terakhir untuk melindungi kelompok marjinal.

"Dari sudut pandang DGTI, ini (kebijakan pemerintah) termasuk penghapusan 'hukum transeksual' dan pengesahan undang-undang baru tentang penentuan nasib sendiri."

Pada 2018, Jerman menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang secara resmi mengakui keberadaan lebih dari dua jenis kelamin, ketika mereka memperkenalkan opsi ketiga yang disebut diverse.

Dalam kesepakatan koalisi pemerintah yang baru, tiga partai yang berkuasa menjanjikan reformasi besar-besaran untuk hak-hak LGBTQ, termasuk diakhirinya pembatasan donor darah oleh laki-laki gay, serta perubahan hukum yang memungkinkan orang transgender menentukan jenis kelamin mereka sendiri.

Baca Juga: Parlemen Hungaria Sahkan UU Larang Penyebaran Konten LGBTQ di Sekolah

Andi IR Photo Verified Writer Andi IR

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Vanny El Rahman

Berita Terkini Lainnya