Comscore Tracker

Ledakan Gas di Madrid Tewaskan 3 Orang, Delapan Koban Lainnya Cedera

Gedung-gedung juga berhancuran akibat ledakan

Jakarta, IDN Times - Kebocoran gas di ibu kota Spanyol, Madrid pada Rabu, 20 Januari 2021 malam, menimbulkan ledakan hingga menyebabkan tiga orang tewas dan delapan lainnya cedera. Sumber ledakan diduga berasal dari tempat panti jompo.

Selain itu, ledakan yang terjadi di sebuah gedung di Jalan Toledo itu, juga menyebabkan kerusakan luas, menurut rekaman video yang diunggah melalui Twitter oleh layanan informasi darurat balai kota, Emergencyencias Madrid.

Berdasarkan rekaman yang dibagikan Kepolisian Nasional Spanyol menunjukkan puing-puing menutupi halaman sekolah terdekat.

Baca Juga: Ledakan Bom di Aljazair Tewaskan Warga Sipil

1. Bangunan yang terkena ledakan berisiko runtuh

Ledakan Gas di Madrid Tewaskan 3 Orang, Delapan Koban Lainnya CederaIlustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Mengutip CNN, Kamis (21/1/2021), sebanyak empat lantai rusak terdampak ledakan dan petugas pemadam kebakaran mengevakuasi orang-orang di tempat itu.

Wali Kota Madrid José Luis Martínez Almeida mengatakan, bangunan tersebut bisa berisiko runtuh.

"Berbagai orang sedang dirawat (karena luka) dengan berbagai tingkat keparahan," katanya.

2. Wanita yang tewas salah satunya berusia 85 tahun

Ledakan Gas di Madrid Tewaskan 3 Orang, Delapan Koban Lainnya CederaIlustrasi Mayat. IDN Times/Mardya Shakti

Sementara juru bicara layanan darurat menyatakan, mereka yang tewas di antaranya wanita berusia 85 tahun dan seorang pria yang usianya belum diketahui.

"Dua dari mereka yang terluka dibawa ke rumah sakit, satu menderita patah pergelangan kaki," katanya.

Namun, tidak ada cedera yang dialami warga lansia yang tinggal di sebuah panti jompo di gedung tempat ledakan terjadi, dan juga sekolah tak jauh dari tempat ledakan.

3. Seluruh penghuni panti jompo dievakuasi

Ledakan Gas di Madrid Tewaskan 3 Orang, Delapan Koban Lainnya CederaIlustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Sementara, Keuskupan Agung Madrid menyatakan bangunan yang meledak tersebut milik Gereja Virgin de la Paloma dan San Pedro el Real, yang terletak di sebelahnya, dan telah hancur.

"Dua imam dalam kondisi baik dan satu telah dipindahkan ke rumah sakit. Kami berusaha menemukan seseorang yang bersama mereka ketika ledakan terjadi," kata pihak Keuskupan Agung itu dalam sebuah pernyataan.

Direktur kediaman Los Nogales Antonio Berlanga mengutip pernyataan juru bicara Kepolisian Nasional Spanyol bahwa semua penghuni panti jompo telah dievakuasi.

Baca Juga: Ledakan di Mali, 3 Tentara Prancis Meninggal

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya