Comscore Tracker

Danau Uru-Uru di Bolivia Berubah Menjadi Gurun Sampah

Dipenuhi sampah dari aktivitas pertambangan

La Paz, IDN Times - Beberapa waktu belakangan Danau Uru-Uru di bagian selatan Bolivia tengah menjadi sorotan karena banyaknya tumpukan sampah plastik. Bahkan akibat degradasi lahan, danau vulkanik tersebut mengering dan menjadikannya gurun dengan tumpukan sampah.

Padahal Danau Uru-Uru yang terletak tak jauh dari kota Oruro tersebut menjadi rumah bagi puluhan jenis burung, ikan dan tanaman endemik Bolivia. 

1. Danau Uru-Uru dipenuhi sampah plastik

Danau Uru-Uru di Bolivia Berubah Menjadi Gurun SampahSuasana Danau Uru-Uru yang dipenuhi sampah. (instagram.com/wasipacha)

Danau Uru-Uru yang terletak di sebelah Barat Daya Bolivia sudah dipenuhi oleh tumpukan sampah plastik dan berbagai serpihan material organik. Bahkan kini danau yang letaknya tak jauh dari Danau Poopo tersebut sudah mengalami kekeringan yang menyebabkan 90 persen airnya mengering. 

Kekeringan di Danau Uru-Uru ini lantas membuat danau vulkanik tersebut menjadi gurun besar dengan tumpukan sampah. Sementara kekeringan disebabkan adanya degradasi lahan yang sudah terjadi belakangan ini, dilansir dari La Prensa Latina

2. Danau Uru-Uru menjadi rumah bagi berbagai binatang endemik

Danau Uru-Uru di Bolivia Berubah Menjadi Gurun SampahKawanan burung flamingo di Danau Uru-Uru. (instagram.com/yercinho)

Melansir dari Clarin, selama ini Danau Uru-Uru menjadi rumah bagi sekitar 76 spesies burung dan terdapat sekitar 120 ribu ekor flamingo yang tinggal di danau tersebut serta Danau Poopo. Bahkan terdapat spesies tanaman dan ikan endemik yang menjadi sumber makanan utama bagi Suku Uru. 

Menurut seorang aktivis bernama Limberth Sanzhez mengatakan jika Uru-Uru merupakan sebuah keajaiban alam yang terbentuk pada 1955 akibat limpahan air dari Sungai Desaguadero yang berasal dari Danau Titicaca. Danau Uru-Uru memang tidak terlalu dalam dan saat keadaan lembap dapat mencapai kedalaman 1,5 meter tapi lambat laun volume airnya makin berkurang. 

Baca Juga: Selain Danau Toba, Ini 10 Danau Terbesar di Indonesia

3. Aktivitas pertambangan jadi penyebab utama pencemaran danau

Tumpukan sampah plastik berupa botol minuman, mainan, sepatu dan lainnya disebut berasal dari aktivitas pertambangan yang tak jauh dari Danau Uru-Uru. Bahkan di balik tumpukan sampah, pada permukaan dasar danau diketahui terdapat endapan yang memiliki warna seperti tar. 

Sementara pada air danau selama ini sudah tercemar oleh zat polutan logam berat seperti cadmium, seng, arsenik termasuk merkuri. Sanchez juga mengungkapkan jika pembuangan air asam berasal dari tambang San Jose yang mencapai Danau Uru-Uru, dikutip dari Clarin

Melaporkan dari Expreso, ketua Manajemen Lingkungan Pemerintah Kota Oruro Guillermo Quispe mengungkapkan jika akan membersihkan danau dari gunungan sampah yang mencapai seluas 10 hektare. Sekitar 500 pekerja dan beberapa truk serta alat berat dibutuhkan untuk membersihkan sampah di Uru-Uru. 

Baca Juga: Selain Danau Toba, Ini 10 Danau Terbesar di Indonesia

Brahm . Photo Verified Writer Brahm .

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya