Diserang Antivaksin, PM St. Vincent dan Grenadine Terluka

Terkena lemparan batu demonstran

Kingstown, IDN Times - Perdana Menteri St. Vincent dan Grenadine Ralph Gonsalves mendapatkan serangan dari sejumlah demonstran pada Kamis (4/8/2021). Bahkan akibat kejadian tersebut Gonsalves harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mendapatkan luka serius di bagian kepala. 

Serangan kepada perdana menteri ini dilakukan ketika adanya demonstrasi antivaksin dari sejumlah warga dan tenaga kesehatan setempat. Pasalnya Gonsalves disebut akan mewajibkan vaksinasi kepada beberapa pekerja strategis di negara Karibia itu. 

1. Ralph Gonsalves mendapatkan luka di bagian kepala

Diserang Antivaksin, PM St. Vincent dan Grenadine TerlukaPM Ralph Gonsalves ketika mendapat serangan pada Kamis (5/8/2021). (twitter.com/KawsachunNews)

Serangan kepada Perdana Menteri Ralph Gonsalves diketahui terjadi pada Kamis (5/8/2021) ketika ia sedang berjalan menuju ke dalam Gedung Parlemen. Gonsalves diketahui sedang terpaksa berjalan keluar dari mobilnya lantaran sebanyak 200 orang pendemo memblokir jalan masuk ke dalam gedung. 

Bahkan saat kejadian berlangsung, sejumlah pendemo melakukan lemparan batu kepada Gonsalves yang mengakibatkan kepalanya berdarah dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Selain itu, rencananya ia akan dibawa ke Barbados untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, dilansir dari Associated Press.

2. Demonstran protes kebijakan mewajibkan vaksinasi

Baca Juga: Dari Ebola Hingga Antivaksin, Ini Ancaman Kesehatan Global Menurut WHO

Insiden pelemparan batu ini terjadi di saat demonstrasi anti vaksin yang dilakukan oleh sejumlah pekerja strategis di St Vincent dan Grenadine. Demo ini digelar lantaran pihak pekerja, seperti tenaga kesehatan, polisi dan lainnya menolak adanya kewajiban untuk vaksinasi kepada pekerja tertentu. 

Namun Gonsalves sudah mengatakan bahwa perubahan kebijakan vaksinasi ini kepada sejumlah pekerja tidak akan memberikan hukuman apapun. Bahkan ia tidak akan memaksa siapapun yang menolak untuk menerima suntikan vaksin COVID-19, dilansir dari laman The Daily Herald.

3. Seorang perempuan terduga pelaku sudah ditangkap

Dikutip dari Newsday, petugas keamanan pada Jumat (6/8/2021) setempat sudah menangkap seorang perempuan yang diduga pelaku penyerangan Gonsalves. Perempuan terduga pelaku bernama Annamay Lewis dan sudah diamankan di kantor polisi setempat serta nantinya akan dibawa menuju pengadilan untuk menjawab sejumlah pertanyaan. 

Sementara sejumlah pihak mengecam aksi serangan kepada Gonsalves ini, salah satunya Menteri Kesehatan Terrence Deyalsingh. Ia juga berkata bahwa, "Ini merupakan bentuk perilaku yang tidak bisa ditoleransi. Saya senang bahwa ketakutan terbesar saya tidak terjadi dan perdana menteri akan segera pulih kembali. Kami berdoa untuk kesembuhannya dan mengharapkan yang terbaik untuknya."

Baca Juga: Inggris Tekan Perusahaan Medsos untuk Lawan Penyebaran Info Antivaksin

Brahm Photo Verified Writer Brahm

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya