Comscore Tracker

Inggris Halangi Venezuela Tarik Kembali Cadangan Emasnya

Inggris hanya mengakui Guaido sebagai presiden Venezuela

Caracas, IDN Times - Pemerintah Venezuela yang dipimpin Nicolas Maduro berencana untuk mengambil cadangan emas yang disimpan di Bank Inggris. Namun rencana tersebut ditolak oleh Pemerintah Inggris lantaran pihaknya menyebut hanya mengkui Juan Guaido sebagai pemimpin resmi di negara Amerika Selatan tersebut. 

Sejak tahun 2019, Pemerintah AS dan Inggris hanya mengakui Juan Guaido sebagai pemimpin resmi di Venezuela. Kedua negara tersebut juga menyebut pemilu Venezuela tahun 2018 dipenuhi kecurangan yang membuat Maduro kembali berkuasa. 

1. Inggris hanya akui Juan Guaido sebagai presiden Venezuela

Pada hari Senin (19/07/2021) Pemerintah Inggris menolak permintaan Venezuela yang dipimpin Nicolas Maduro untuk mengambil cadangan emas miliknya yang disimpan di Bank Inggris (BoE). Bahkan Mahkamah Agung Inggris menyebutkan bahwa permintaan seharusnya dilakukan oleh presiden secara langsung. 

Tindakan Inggris ini dikarenakan pihaknya tidak mengakui pemerintahan Maduro dan menyebut pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden resmi Venezuela. Namun pihak MA menganggap Pemerintah Inggris ambigu dalam mengakui Juan Guaido sebagai pemimpin di negara Amerika Selatan tersebut. 

Dilansir dari Associated Press, menurut Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan menyebutkan bahwa, "Pemerintah Inggris memiliki hak untuk menentukan legitimasi kepala negara luar negeri. Inggris mengakui Juan Guaido sebagai Presiden Venezuela dan karena itu dia adalah seseorang yang memiliki otoritas di Venezuela sebagai kepala negara."

2. Cadangan emas Venezuela akan digunakan untuk penanganan COVID-19

Baca Juga: Venezuela Pulangkan Warganya dari Trinidad dan Tobago

Nicolas Maduro sebelumnya ingin merepatriasi 1 miliar dolar AS emas yang disimpan di Bank Inggris dari simpanannya mencapai 2 miliar dolar AS. Pasalnya pengambilan cadangan emas Venezuela tersebut nantinya digunakan untuk membantu penanganan pandemik COVID-19 di negaranya, dikutip dari Associated Press

Permasalahan emas Venezuela sudah terjadi sejak 2018 lalu, ketika Maduro kembali terpilih sebagai presiden yang ditentang oleh koalisi oposisi dan menuding penuh penuh kecurangan. Sejak saat itu, Pemerintah Inggris berencana untuk memberikan sanksi kepada pemerintahan Maduro. 

Khawatir akan meningkatnya sanksi pada pemerintahan Maduro, Bank Sentral Venezuela (BCV) berencana untuk mengembalikan 14 ton emas dari Bank Inggris yang disimpan di sana. Namun upaya tersebut belum berhasil lantaran adanya isu dengan pemerintahan di negaranya. 

Kemudian pada Februari 2019, AS termasuk Inggris beserta belasan negara lainnya mengakui Guaido sebagai pemerintah resmi di Venezuela. Pada April 2019, Kementerian Keuangan AS menjatuhkan sanksi pada BCV menuding Maduro ingin mengambil aset Venezuela untuk memperkaya pejabat korup, dilaporkan dari Reuters

3. Maduro sebut Inggris berniat mencuri emas milik Venezuela

Inggris Halangi Venezuela Tarik Kembali Cadangan EmasnyaPresiden Venezuela Nicolas Maduro saat menghadiri pertemuan PSUV pada Senin (24/05/2021). (twitter.com/NicolasMaduro)

Atas tindakan Inggris tersebut, Nicolas Maduro pada hari Rabu (21/07/2021) menyebut bahwa Inggris berusaha untuk merampas cadangan emas milik negaranya. Menurut keterangan dari Maduro, "Mereka berusaha mencuri cadangan emas yang dimiliki Bank Sentral Venezuela, itu tidak dimiliki oleh pemerintah, tapi dimiliki institusi independen. Lebih dari 2.000 juta dolar AS emas disimpan di Bank Inggris."

Terkait dengan tindakan ini, Maduro memastikan bahwa berbagai sanksi internasional dan pencurian aset di luar negeri telah memukul negara dan menekankan bahwa aset tersebut merupakan milik pemerintah yang tidak terdapat di Venezuela. Maduro juga berkata, "Mereka memihak pemerintahan Narnia, pemerintahan fantasi untuk mencuri uang, perusahaan, akun dan mencuri emas Venezuela."

Di samping itu, Maduro juga mengatakan bahwa ini merupakan bentuk pembajakan di abad 21 karena uang tersebut berasal dan dimiliki oleh negara Amerika Selatan tersebut, dilansir dari El Tiempo

Baca Juga: Venezuela Tangkap Petinggi Organisasi HAM

Brahm . Photo Verified Writer Brahm .

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya