Comscore Tracker

Jurnalis Meksiko Demo atas Pembunuhan Lourdes López

Sudah ada tiga kasus pembunuhan di Meksiko di tahun ini

Jakarta, IDN Times - Ratusan jurnalis di Meksiko pada Selasa (25/1/2022) mengadakan demonstrasi untuk memrotes kasus pembunuhan kepada jurnalis. Pasalnya, sepanjang awal tahun 2022 ini, sudah ada tiga jurnalis yang tewas ditembak mati orang tak dikenal di Meksiko. 

Kasus penembakan terakhir menimpa seorang jurnalis bernama Lourdes Maldonado López yang ditembak mati di Tijuana. Bahkan, insiden itu menjadi penembakan kedua di kota perbatasan itu setelah kasus Margarito Martinez. 

1. Demonstrasi dilakukan di seluruh negara bagian di Meksiko

Aksi unjuk rasa dilakukan jurnalis terjadi di sebanyak 28 kota di seluruh penjuru Meksiko pada Selasa, untuk memrotes pembunuhan kepada tiga rekannya di tahun ini. Selain itu, mereka juga meminta pemerintah untuk lebih melindungi para jurnalis yang bertugas di negaranya. 

Reuters melansir, pemrotes di Puebla yang membawa karangan bunga dan lilin di sepanjang jalan dan marah akan sensor beserta tayangan potongan video di televisi. Sedangkan di Chihuahua, pemrotes menuliskan di tembok bahwa jurnalis dalam bahaya sambil menggambar wajah Maldonado. 

Presiden Komunikasi di Baja California, Israel Ibarra mengatakan bahwa jika pemerintah dan masyarakat gagal untuk beraksi, maka mereka tidak hannya pemicu kasus pembunuhan Maldonado López dan jurnalis lainnya, tapi juga membunuh kebebasan berekspresi di Meksiko. 

2. Maldonado Lopez ditemukan tewas di dalam mobil 

Baca Juga: Meksiko Temukan 28 Migran Nikaragua di Dalam Ambulans Palsu

Demonstrasi ini dilangsungkan usai tewanya jurnalis Lourdes Maldonado López di Tijuana, Meksiko pada Minggu (23/1/2022). Bahkan pembunuhan itu hanya berlangsun satu minggu setelah Margarito Martinez tewas ditembak di kota yang sama. 

Dikutip CNN, López ditemukan tewas di dalam mobil di area Santa Fe, Tijuana dan aparat penegak hukum baru menerima kabar itu pukul 19.00. Sementara, pemerintah mengungkapkan bila investigasi masih terus dilakukan.

Lopez dikenal sebagai jurnalis berpengalaman yang mengusut kasus korupsi dan politik, bahkan ia telah mendapatkan sejumlah ancaman akibat pekerjaannya. Pada Maret 2019, Lopez sudah meminta Presiden Andres Manuela Lopez Obrador untuk melindunginya dan membantu keadilan bagi pekerja. 

3. Sudah ada 145 jurnalis yang tewas di Meksiko dalam dua dekade terakhir

Selain menjadi target pembunuhan, jurnalis juga kerap mendapatkan serangan dan ancaman dari orang tak dikenal yang kemungkinan berasal dari organisasi kriminal. Akibatnya, banyak di antaranya yang melarikan diri ke sejumlah area di Meksiko atau ke luar negeri. 

Dilaporkan hanya sebagian kecil kasus pembunuhan kepada jurnalis yang dibawa ke ranah hukum. Lebih dari 95 persen dari kasus kriminal kepada jurnalis di Meksiko tidak terpecahkan. Serta, orang yang dipenjarakan hanyalah pesuruhnya, bukan orang di balik pembunuhan, dilaporkan Los Angeles Times

Berdasarkan organisasi Article 19, sekitar 145 jurnalis telah dibunuh di Meksiko antara tahun 2000-2021. Sedangkan menurut World Press Freedom Index, Meksiko berada di urutan 143 dari 180 negara di seluruh dunia. 

Baca Juga: Meksiko Tuding Sézane Hina Warga Pribumi Zapotec

Brahm . Photo Verified Writer Brahm .

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya