Comscore Tracker

Rusia Lakukan Investigasi Terkait Kematian Massal Anjing Laut Kaspia

Hampir 300 ekor anjing laut mati

Makhachkala, IDN Times - Sejak seminggu yang lalu sudah ditemukan ratusan bangkai anjing laut Kaspia di pesisir Laut Kaspia, Dagestan, Rusia. Bahkan diperkirakan masih banyak anjing laut yang mati di area pesisir Laut Kaspia dan pihak otoritas Rusia juga tengah melakukan investigasi terkait kematian massal mamalia laut ini. 

Anjing laut Kaspia merupakan binatang endemik dari Danau Laut Kaspia yang terancam punah. Binatang ini hanya dapat ditemui di area pesisir Laut Kaspia, meliputi Rusia, Kazakhstan, Iran, Azerbaijan dan Turkmenistan. 

1. Hampir 300 ekor anjing laut Kaspia ditemukan mati

https://www.youtube.com/embed/5MXZaEgCfFw

Sejak minggu lalu, otoritas Rusia menemukan sekitar 272 anjing laut Kaspia yang mati di pesisir Laut Kaspia di wilayah Rusia. Bangkai mamalia laut tersebut ditemukan tersapu di sepanjang pesisir Sulak yang terletak di sebelah utara Republik Dagestan, Rusia hingga ke perbatasan Azerbaijan di sebelah selatan, dilansir dari RT.

Saat pertama ditemukan oleh seorang penyelamat yang bernama Ziyavdin Nikamogamedov mengatakan apabila menemui 17 bangkai anjing laut. Bahkan beberapa anjing laut yang ditemukan mati tersebut sedang hamil, dikutip dari The Moscow Times

2. Diduga akibat pencemaran lingkungan

Penyebab pasti kematian massal dari anjing laut Kaspia masih belum diketahui, tapi saat pertama ditemukan ada dugaan mamalia laut tersebut mati karena jaring kecil yang digunakan oleh para pemburu. Namun ada pula yang menduga disebabkan oleh pencemaran lingkungan akibat ekstraksi minyak bumi, perubahan iklim dan lainnya, dilansir dari The Moscow Times

Menurut para ilmuwan, kini anjing laut Kaspia hanya berjumlah sekitar 70 ribu ekor di alam liar, padahal pada awal abad ke 20 jumlahnya mencapai lebih dari 1 juta ekor. Selain itu, binatang endemik dari Laut Kaspia yang mengalami penurunan drastis adalah ikan sturgeon beluga. 

Baca Juga: Terlihat Mirip, Ini 6 Perbedaan Anjing Laut dan Singa Laut 

3. Otoritas Rusia akan lakukan investigasi lebih lanjut

Menyikapi kasus kematian massal anjing laut ini membuat ilmuwan dari Moskow turut hadir untuk menyelidiki kasus ini. Menurut ilmuwan terdapat beberapa teori yang bisa dijadikan dugaan sementara kasus kematian mamalia laut tersebut, seperti kondisi iklim, munculnya wabah penyakit, dan pencemaran dalam air. 

Kasus kematian massal binatang beberapa waktu lalu juga sudah terjadi di Rusia, yang berada di Kawasan Timur Jauh tepatnya di Semenanjung Kamchatka. Diketahui terdapat ribuan binatang dasar laut seperti ikan, gurita, udang yang tersapu di pesisir pantai tersebut, dilansir dari RT

Baca Juga: Terlihat Mirip, Ini 6 Perbedaan Anjing Laut dan Singa Laut 

Brahm . Photo Verified Writer Brahm .

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya