Comscore Tracker

Seorang Foto Jurnalis Ditembak Mati di Tijuana, Meksiko

Menambah panjang kasus pembunuhan jurnalis di Meksiko

Jakarta, IDN Times - Kasus pembunuhan kepada jurnalis kembali terjadi di Meksiko pada Senin (17/1/2022). Kali ini nasib malang menimpa seorang jurnalis dan fotografer bernama Margarito Martínez Esquivel yang ditemukan tewas tertembak tak jauh dari kediamannya di kota perbatasan Tijuana.

Sepanjang tahun 2021, sudah ada sembilan jurnalis yang dibunuh di Meksiko yang diduga dilakukan oleh anggota kartel narkoba. Bahkan, hal itu membuat Meksiko disebut salah satu negara paling berbahaya bagai awak pers dan jurnalis. 

1. Martinez dibunuh sesaat setelah meninggalkan rumahnya

Margarito Martinez ditemukan tewas di dekat rumahnya di area Camino Verde, Tijuana pada Senin siang ketika hendak berangkat bekerja. Menurut keterangan dari istrinya Elena Martinez menyebutkan bila Margarito tewas usai mendapat tiga kali tembakan. 

"Sayangnya, saya tidak dapat berbuat apapun untuknya. Anak kami yang mendengar sebuah tembakan setelah Martinez pergi dengan mobilnya dan ia menemukan ayahnya sudah tidak bernyawa di dalam mobil" ungkap Elena Martinez, dalam laman The San Diego Union-Tribune.  

Kabar tewasnya foto jurnalis Margarito Martínez Esquivel (49) turut mengejutkan berbagai pihak. Pasalnya, selain sebagai jurnalis ia dikenal sebagai seseorang yang kerap mendampingi jurnalis internasional dari BBC, The San Diego Union-Tribune dan Los Angeles Times. 

Sementara itu, investigator dari negara bagian Baja California tengah membuka investigasi dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian. Sedangkan, pasukan Guarda Nacional berjaga di luar area rumahnya untuk menjaga keamanan.

2. Martinez sempat mendapatkan ancaman pembunuhan

Baca Juga: Meksiko: Bayi Ditemukan Tewas di Dalam Penjara San Miguel

Menurut organisasi jurnalistik Meksiko, YoSiSoyPeriodista mengungkapkan bahwa Martinez sebelumnya sudah mengadukan komplain terkait ancaman pembunuhan yang didapat di akun Facebook-nya. 

Ia juga sedang memroses perlindungan dari pemerintah lewat Mekanisme Perlindungan Federal untuk Penegak HAM dan Jurnalis yang sudah dibentuk sejak 2012, di tengah naiknya kasus kekerasan terhadap aktivis dan jurnalis. 

Di sisi lain, Margarito Martinez dikenal sebagai seorang jurnalis dan fotografer terkenal yang kerap meliput kasus kriminal dan kekerasan yang terjadi di Tijuana. Ia diketahui bekerja untuk kantor berita lokal Cadena Noticias serta beberapa media nasional dan internasional, dikutip dari laman Associated Press

Dilansir Border Report, Pemerintah Baja California mengumumkan jika telah menangkap seorang terduga pelaku pembunuhan Margarito Martinez. Sesuai keterangan dari Sekretaris Negara Baja California Catalino Zavala Márquez, penangkapan terjadi pada pagi hari dan menyebut nantinya akan diinformasikan oleh Kantor Kejaksaan. 

3. Sudah ada dua jurnalis yang dibunuh di tahun 2022

Mendengar kejadian tewasnya Margarito Martinez, jurnalis Meksiko berkumpul di tempat kejadian untuk mengekspresikan kemarahan dan sebagai bentuk protes atas pembunuhan kepada jurnalis. Pasalnya, kasus ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di tahun 2022 ini. 

Pada 10 Januari lalu, seorang jurnalis bernama José Luis Gamboa ditemukan tewas setelah ditikam orang tak dikenal. Gamboa ditemukan tewas di Veracruz yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling berbahaya di Meksiko. 

Dua hari sebelum kematiannya, Gamboa yang merupakan kepala website Inforegio mengungkapkan dalam Twitternya bahwa adanya perjanjian antara petinggi anti narkoba yang dapat menurunkan eskalasi berdarah yang berkepanjangan di Meksiko. 

Di tahun lalu, ia juga pernah mengkritik bagaimana pemerintah setempat alih-alih melawan penyelundupan narkoba, tapi justru masuk ke dalam asosiasi kriminal besar bersama dengan kartel narkoba. Namun, masyarakat Meksiko masih belum mengerti betapa seriusnya masalah ini, dilaporkan dari The Guardian

Baca Juga: Meksiko Tuntut Terduga Dalang Skandal Penyelundupan Senjata

Brahm . Photo Verified Writer Brahm .

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya