Comscore Tracker

Venezuela Tangkap Terduga Mata-Mata AS di Dekat Kilang Minyak

Makin panasnya hubungan AS-Venezuela

Caracas, IDN Times - Pada hari Senin (14/09) otoritas Venezuela menangkap seseorang yang diduga sebagai mata-mata Amerika Serikat. Warga negara AS tersebut ditangkap di dekat sebuah kilang minyak dan pembangkit listrik di pesisir Laut Karibia yang berada di sebelah utara Venezuela.

Pihak otoritas setempat meyakini pria tersebut berupaya untuk melakukan sabotase listrik di Venezuela. Sehingga dapat menyulut adanya unjuk rasa dan kekacauan di negara tersebut. 

1. Terduga mata-mata AS merupakan mantan anggota Angkatan Laut dan memiliki kaitan dengan CIA

Venezuela Tangkap Terduga Mata-Mata AS di Dekat Kilang MinyakJaksa Penuntut Umum Venezuela, Tarek William Saab saat menyampaikan konferensi pers. twitter.com/CancilleriaVE

Seorang terduga mata-mata AS tersebut diketahui bernama Matthew John Heath yang merupakan mantan anggota Angkatan Laut Amerika Serikat. Dilansir dari CBS News, Heath sebelumnya merupakan kopral yang mendapatkan beberapa penghargaan atas jasanya dalam bidang komunikasi di Irak. Namun setelah kepergiannya dari militer di tahun 2003, tidak ada yang mengetahui keberadaanya hingga kini. 

Dikutip dari Sputnik, menurut Jaksa Penuntut Umum Venezuela Tarek William Saab, Heath mempunyai kaitan dengan CIA. Selain itu, dibantu oleh tiga orang konspirator lainnya yang sudah ditangkap seminggu yang lalu. 

2. WN AS tersebut masuk ke Venezuela secara ilegal

Heath masuk secara ilegal ke Venezuela karena tidak membawa paspor dalam berkasnya dan hanya ditemukan kopi paspor yang disembunyikan dalam sepatunya. Selain itu dalam tasnya ditemukan senjata api, ponsel, plastik peledak dan sejumlah uang dollar Amerika. 

Berdasarkan CGTN, Jaksa Penuntut Umum Venezuela menyatakan bahwa terduga mata-mata AS tersebut dijatuhi hukuman terorisme dan penyelundupan senjata. Diketahui ia dapat masuk karena adanya empat orang Venezuela yang membantunya untuk masuk melalui perbatasan Kolombia. 

3. Pihak AS belum memberikan komentar akan kasus ini

Venezuela Tangkap Terduga Mata-Mata AS di Dekat Kilang MinyakPresiden Venezuela, Nicholas Maduro saat menyatakan akan membuka kembali sekolah pada 5 Oktober. twitter.com/NicolasMaduro

Akan tetapi AS masih belum melayangkan komentar apapun mengenai warga negaranya yang ditangkap di Venezuela. Namun insiden ini membuat hubungan antara Amerika Serikat dan Venezuela yang kian memanas. Dilansir dari BBC, Presiden Venezuela, Nichola Maduro menuding AS memanipulasi pihak oposisi sekedar untuk mencuri minyak milik Venezuela. Sebaliknya AS dan pemimpin oposisi Juan Guaido menyalahkan Maduro atas kolapsnya ekonomi negara kaya minyak tersebut. 

Tak hanya itu saja, sebelumnya pada bulan Mei terdapat dua orang mantan tentara AS yang ditangkap oleh otoritas Venezuela. Dua orang tersebut bernama Luke Denman dan Airan Berry yang sudah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas kasus konspirasi, penyelundupan senjata dan terorisme. 

Baca Juga: Presiden Maduro Klaim Ciduk Mata-mata AS di Kilang Minyak Venezuela

Brahm . Photo Verified Writer Brahm .

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya