AS Kembali Alami Kenaikan Kasus COVID-19

Varian Delta menjadi penyebab kenaikan kasus di AS

Washington, D.C, IDN Times - Setelah berbulan-bulan lamanya mengalami penurunan kasus harian COVID-19, Amerika Serikat akhir-akhir ini mengalami peningkatan kasus COVID-19. Varian Delta menjadi penyebab kembali meningkatnya penambahan kasus harian COVID-19 di Amerika Serikat. Bagaimana awal ceritanya?

1. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), rata-rata kasus baru mencapai angka 24 ribu 

AS Kembali Alami Kenaikan Kasus COVID-19Ilustrasi pasien rumah sakit. (Pixabay.com/Parentingupstream)

Dilansir dari Aljazeera.com, kurva kasus COVID-19 di Amerika Serikat kembali meningkat setelah berbulan-bulan mengalami penurunan, dengan jumlah kasus baru per hari berlipat ganda selama 3 minggu terakhir, didorong oleh adanya varian Delta yang menyebar begitu cepat, tingkat vaksinasi yang tertinggal, dan pertemuan pada tanggal 4 Juli 2021 lalu. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), meskipun memiliki salah satu tingkat vaksinasi tertinggi di dunia, kasus baru harian di Amerika Serikat telah berlipat ganda selama 2 minggu terakhir menjadi rata-rata sekitar 24 ribu.

Co-Direktur Divisi Penyakit Menluar di Fakultas Kedokteran Washington University, Dr. Bill Powderly, mengatakan jelas bukan kebetulan bahwa pihaknya melihat waktu yang tepat untuk memperkirakan kasus terjadi selama akhir pekan keempat Juli 2021 ini. Pada saat yang sama, beberapa negara bagian di Amerika Serikat menghadapi resistensi vaksin yang meluas, sementara versi COVID-19 yang sangat menular pertama kali terdeteksi di India menyumbang bagian kasus yang semakin besar.

2. Kenaikan jumlah kasus harian tersebut mendorong otoritas kesehatan setempat mewajibkan warga mengenakan masker di depan umum

AS Kembali Alami Kenaikan Kasus COVID-19Ilustrasi penggunaan masker. (Pixabay.com/Engin_Akyurt)

Baca Juga: Biden: Amerika Serikat Merdeka dari COVID-19, tapi Dijajah Pandemik

Kenaikan jumlah kasus harian telah mendorong otoritas kesehatan di tempat-tempat seperti Los Angeles County dan St. Louis untuk mendesak warga, termasuk mereka yang telah divaksinasi, untuk kembali mengenakan masker di depan umum. Pejabat di kota Chicago mengumumkan pada hari Selasa, 13 Juli 2021, waktu setempat bahwa turis yang tidak divaksinasi dari Missouri dan Arkansas harus dikarantina selama 10 hari atau memiliki tes COVID-19 negatif, sementara Departemen Kesehatan di Mississippi, yang menempati peringkat terakhir untuk vaksinasi, mulai memblokir pos COVID-19 di halaman Facebook miliknya di tengah naiknya informasi yang salah mengenai virus dan vaksin.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang telah menetapkan tujuan agar 70 persen orang dewasa Amerika Serikat divaksinasi pada tanggal 4 Juli 2021 lalu, sedang mencoba untuk membuat lebih banyak orang-orang berusia muda divaksinasi. Pemerintah Amerika Serikat telah berhasil memvaksinasi para warganya yang lebih tua, tetapi orang dewasa muda telah menunjukkan lebih sedikit urgensi untuk mendapatkan suntikan. Sementara itu, Kepala Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO), Carissa Etienne, pada hari Rabu, 14 Juli 2021, waktu setempat bahwa Meksiko, serta beberapa negara di kawasan Amerika Tengah dan Selatan, di mana tingkat vaksinasi jauh lebih rendah dibandingkan di Amerika Serikat, semuanya mengalami peningkatan kasus baru.

Dia mengatakan wilayah Amerika telah melaporkan hampir 74 juta kasus dan 1,9 juta kematian akibat COVID-19 selama seminggu terakhir, membuat lebih dari sepertiga kasus COVID-19 di seluruh dunia dan lebih dari 40 persen kematian yang dilaporkan.

3. Jumlah kasus COVID-19 di Amerika Serikat sampai saat ini 

AS Kembali Alami Kenaikan Kasus COVID-19Suasana di sekitar salah satu wilayah yang berada di Negara Bagian New York, Amerika Serikat. (Pixabay.com/wiggijo)

Jumlah kasus COVID-19 di Amerika Serikat sampai hari Rabu, 14 Juli 2021, waktu setempat mencapai angka 34.848.068 kasus dengan rincian 623.838 kasus berakhir meninggal dunia serta 29.324.300 kasus berakhir sembuh. Di hari yang sama, Amerika Serikat mengalami penambahan kasus sebanyak 35.447 kasus baru dengan rincian 374 kasus berakhir meninggal dunia. Negara Bagian California menjadi negara bagian dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak di Amerika Serikat dengan total sebanyak 3.848.352 kasus.

Secara nasional, sekitar 67,7 persen orang dewasa Amerika Serikat telah menerima setidaknya satu dosis COVID-19. Sekitar 5 negara bagian lainnya dengan lompatan 2 minggu terbesar dalam kasus per kapita semuanya memiliki tingkat vaksinasi yang lebih rendah. Tingkat vaksinasi harian secara nasional mengalami penurunan drastis, dari puncak rata-rata 3,4 juta per hari menjadi 432 ribu per hari saat ini.

Negara bagian seperti Mississippi dan Alabama memiliki beberapa tingkat vaksinasi terburuk di Amerika Serikat, dengan hanya sekitar sepertiga dari populasi mereka yang divaksinasi. Sebaliknya, Negara Bagian Vermont justru memvaksinasi sekitar 67 persen dari populasinya.

Baca Juga: Biden: Amerika Serikat Merdeka dari COVID-19, tapi Dijajah Pandemik

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya