Comscore Tracker

California Umumkan Cara Pembayaran Tunjangan Pengangguran

Ini berpotensi hingga 100 ribu orang yang menunggu bantuan

California, IDN Times - Pemerintah Gubernur Negara Bagian California, Gavin Newsom, mengumumkan cara pembayaran tunjangan kepada para pengangguran pada hari Kamis, 22 Juli 2021, waktu setempat. Hal ini berpotensi hingga 100 ribu orang yang sedang menunggu adanya bantuan setelah selama berbulan-bulan tidak diberikan bantuan. Bagaimana awal ceritanya?

1. Untuk mendapatkan tunjangan tersebut harus melalui proses dua langkah 

California Umumkan Cara Pembayaran Tunjangan PengangguranSuasana di sekitar wilayah Negara Bagian California, Amerika Serikat. (Pixabay.com/neufal54)

Dilansir dari Independent.co.uk, pemerintah California pada hari Kamis, 22 Juli 2021, waktu setempat mengumumkan perubahan besar dalam cara negara bagian membayar tunjangan pengangguran, yang berpotensi membuka pembayaran hingga 100 ribu orang yang telah berminggu-minggu atau berbulan-bulan tanpa adanya bantuan. Untuk bisa mendapatkan tunjangan pengangguran harus melalui proses dua langkah. Pejabat negara harus memutuskan apakah orang tersebut memenuhi syarat dan jika "ya", negara bagian mulai membayarnya.

Tetapi orang-orang itu harus menghubungi negara bagian setiap 2 minggu untuk memastikan bahwa mereka masih memenuhi syarat untuk terus dibayar. Terkadang, pejabat negara bagian harus menyelidiki kelayaan warga setelah dibayar dan ketika ini terjadi, negara berhenti membayar mereka sampai proses penyelidikan selesai. Sebelum pandemi COVID-19, investigasi ini biasanya tidak memakan waktu lama, tetapi selama pandemi, negara bagian telah kewalahan dengan jutaan klaim yang menyebabkan penundaan yang lama.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari penyelesaian gugatan antara negara dan Pusat Hak Buruh, sebuah kelompok advokasi.

2. Jumlah pengangguran yang semakin tinggi di seluruh AS menyebabkan adanya simpanan di banyak negara bagian 

California Umumkan Cara Pembayaran Tunjangan PengangguranIlustrasi krisis finansial. (Pixabay.com/1820796)

Klaim pengangguran meroket di seluruh negeri selama pandemi, menyebabkan simpanan di banyak negara bagian dan klaim tersebut telah melambat sejak saat itu, tetapi Negara Bagian California masih memiliki lebih dari 3 juta orang yang menerima beberapa bentuk tunjangan pengangguran. Negara bagian itu memiliki simpanan yang terus-menerus selama pandemi COVID-19. Perubahan itu bukan tanpa risiko bagi Newsom, yang menghadapi Pemilu pada bulan September 2021 ini.

Gubernur California telah mendapatkan banyak kritikan karena gagal menghentikan miliaran dolar Amerika Serikat dalam pembayaran tunjangan kepada narapidana serta orang lain yang tidak memenuhi syarat untuk menerimanya. Tetapi dia juga menghadapi keluhan atas tumpukan orang-orang dengan klaim sah yang tidak dapat dibayar karena birokrasi kompleks yang kewalahan oleh pandemi. Mantan Direktur Departemen Pengembangan Ketenagakerjaan Amerika Serikat yang saat ini menjadi pengacara firma hukum Duane Morris, Michael Bernick, mengatakan ada trade-off berkelanjutan antara pembayaran cepat klaim asuransi pengangguran dan protokol anti-penipuan.

Ia mengatakan tindakan hari ini dalam membayar klaim berkelanjutan yang telah diverifikasi sebelumnya tampak memiliki risiko penipuan yang rendah, sekaligus mengurangi jaminan simpanan.

Baca Juga: Pesta 'Gender Reveal' Picu Kebakaran Dahsyat di California

3. Sejak Maret 2020 lalu, lebih dari 23 juta orang mengajukan klaim pengangguran di California

California Umumkan Cara Pembayaran Tunjangan PengangguranSuasana di sekitar salah satu wilayah yang berada di Negara Bagian California, Amerika Serikat. (Unsplash.com/sterlingdavisphotola)

Anggota Majelis Negara Bagian California dari Partai Republik, Jim Patterson, mengatakan tindakan negara bagian adalah pengakuan yang menakjubkan bahwa mereka tidak dapat melakukan tugas mendasar mereka untuk membayar klaim yang sah sambil membasmi adanya penipuan. Patterson menambahkan saat ini untuk menghapus backlog besar, mereka akan mengambil risiko berbahaya dengan membayar pelaku penipuan juga. Sejak Maret 2020 lalu, lebih dari 23 juta orang telah mengajukan klaim pengangguran di California dan negara bagian telah membayar tunjangan senilai 160 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp2.321 triliun.

Sementara itu, lebih dari 226 ribu orang masih menunggu negara bagian menyelesaikan klaim mereka dan membayarnya. Mereka termasuk seorang warga bernama Abdulkarim Adam, yang kehilangan pekerjaannya sebagai sopir bus untuk sebuah perusahaan swasta selama pandemi. Negara bagian berhenti membayarnya tunjangan pengangguran pada bulan Maret 2021 lalu dan tidak pernah memberi tahu dia alasannya.

Akibatnya, Adam harus meminjam uang dari teman-temannya dan tinggal bersama putra-putranya sementara dia menunggu. Dia mengatakan dia telah menelepon pihak negara bagian setiap hari tetapi tidak tersambung dan dia merasa terkejut kemudian menerima pesan teks dari agensi dengan meminta umpan balik mengenai layanan pelanggan mereka. Adam mengatakan dia membalas dengan pesan yang menyanjung dan berharap itu akan memacu agensi untuk membayarnya lebih cepat.

Ketika itu tidak berhasil, dia kemudian mengirim pesan bernada kekecewaan yang membandingkan agensi tersebut dengan kediktatoran otoriter di Korea Utara.

Baca Juga: Kisah James K Polk, Presiden Amerika Serikat yang Membeli California

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya