Comscore Tracker

Kanada Luncurkan Paspor Vaksin Perjalanan Internasional

Lebih dari 73 persen warga Kanada sudah divaksinasi penuh

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kanada akhirnya meluncurkan paspor vaksin secara resmi pada Kamis (21/10) waktu setempat yang ditujukan untuk perjalanan internasional. Berdasarkan data resmi setempat, sebanyak lebih dari 73 persen warga Kanada sudah divaksinasi penuh.

1. Saat ini, warga Kanada hanya menggunakan salinan sertifikat vaksin oleh pemerintah provinsi setempat 

Dilansir dari Aljazeera.com, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengumumkan telah meluncurkan paspor vaksin demi memudahkan para warganya untuk bepergian ke luar negeri.

Dokumen digital yang terungkap pada Kamis waktu setempat memiliki kode QR untuk memindai di bandara, stasiun kereta api, dan titik masuk lainnya.

"Ketika warga Kanada ingin bepergian lagi, akan ada sertifikat bukti standar vaksinasi. Kita bisa mengakhiri pandemi ini dan kembal ke hal-hal yang kita sukai," ungkap pernyataan dari Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau.

Dengan adanya peluncuran paspor vaksin tersebut, Trudeau juga mendesak bagi warga Kanada yang belum ikut vaksinasi untuk segera divaksinasi.

Pejabat pemerintah setempat mengatakan sertifikat bukti vaksinasi akan memiliki tanda pengenal Kanada dan memenuhi standar kartu pintar kesehatan internasional.

Ini akan mencakup nama seseorang, tanggal lahir, dan riwayat vaksin COVID-19 yang mencakup dosis yang diterima seseorang dan kapan mereka divaksinasi.

Mulai akhir November 2021 ini, warga Kanada tidak akan dapat naik pesawat untuk perjalanan ke luar negeri atau dalam negeri tanpa adanya sertifikat bukti vaksinasi.

Untuk saat ini, warga Kanada hanya menggunakan gambar atau salinan sertifikat ketika melakukan perjalanan yang dikeluarkan oleh suatu provinsi setempat.

2. Paspor vaksin ini diklaim aman dari gangguan dan pemalsuan 

Baca Juga: Warga Kanada Tuntut Pembebasan 2 Pria Kanada di China

Trudeau mengumumkan rencana tersebut menyusul adanya pengarahan oleh pejabat Departemen Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaran serta beberapa lembaga lainnya seperti Badan Kesehatan Masyarakat Kanada, Transportasi Kanada, dan Badan Layanan Perbatasan Kanada.

Menurut pejabat federal yang memberikan pengarahan, pemerintah Kanada telah mengeksplorasi model yang berbeda, termasuk satu dokumen yang dikeluarkan oleh pemerintah federal, tetapi akhirnya menyimpulkan bahwa cara terbaik dan cara untuk membuatnya semudah mungkin adalah dengan menggunakan bukti sistem vaksinasi provinsi yang ada.

Ia juga menambahkan pemerintah Kanada setuju bahwa ada nilai yang terbatas dalam membuat database vaksinasi nasional dan menduplikasi apa yang dilakukan dengan baik oleh otoritas provinsi dan teritorial.

Paspor vaksin akan memiliki langkah-langkah verifikasi dan fitur keamanan yang akan mencegah gangguan dan pemalsuan data.

Direktur Asosiasi Agen Perjalanan Kanada yang juga Presiden Tripcentral.ca, Richard Vanderlubbe, mengatakan lega bahwa setelah menunggu untuk melihat seperti apa paspor nasional ini, warga Kanada tidak perlu menunggu sistem yang lama sekali untuk dibuat.

3. Sebelumnya, Kanada membuka kembali perbatasan bagi turis internasional

Kanada Luncurkan Paspor Vaksin Perjalanan InternasionalSuasana di sekitar wilayah Ottawa, Kanada. (Pixabay.com/DEZALB)

Kanada juga sebelumnya telah membuka kembali perbatasan bagi para turis internasional yang memiliki bukti vaksinasi dan telah mengabaikan persyaratan karantina untuk turis lokal yang kembali yang dapat menunjukkan bahwa mereka telah divaksinasi.

Perbatasan darat antara Kanada-Amerika Serikat akan dibuka kembali untuk turis yang divaksinasi penuh pada (8/11) ini.

Wakil Perdana Menteri Kanada sekaligus Menteri Keuangan Kanada, Chrystia Freeland, mengatakan Kanada telah memulihkan 100 persen pekerjaan yang hilang selama kedalaman resesi, dibandingkan dengan 78 persen di AS.

"Ada banyak alasan untuk optimis dengan apa yang telah kita capai. Ekonomi kami pulih dankami memenangkan perang melawan COVID-19," ungkap pernyataan Freeland.

Sekitar Agustus 2021 lalu, pemerintah Kanada mengumumkan mereka bekerja sama dengan provinsi dan wilayah untuk mengembangkan pendekatan pan-Kanada yang akan memfasilitasi perjalanan lintas batas.

Selama Pemilu Federal lalu, kaum Liberal telah menjanjikan 1 miliar dolar Kanada atau setara dengan Rp11,5 triliun untuk beberapa provinsi yang menerapkan sistem paspor vaksin.

Baca Juga: Mulai 30 Oktober, Pelancong di Kanada Wajib Sudah Vaksinasi Penuh

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya