Comscore Tracker

Kini Keluar dari Jepang Harus Bayar 1.000 Yen per Orang, Ada Apa?

Sekitar Rp130 ribu harus dibayar kalau

Tokyo, IDN Times - Pemerintah Jepang memberlakukan pajak bagi siapa saja, baik itu warga lokal maupun turis asing, yang meninggalkan negara Jepang. Angka 1.000 yen atau setara dengan Rp130 ribu menjadi angka yang harus dibayar setiap orang. Bagaimana awal ceritanya?

1. Pajak ini sebelumnya telah diumumkan pada bulan April 2018 lalu

Kini Keluar dari Jepang Harus Bayar 1.000 Yen per Orang, Ada Apa?mashable.com

Dilansir dari News.com.au, tampaknya untuk bepergian ke Jepang harus dipikir-pikir kembali, karena untuk meninggalkan Jepang diperlukan sedikit biaya tambahan. Mulai tanggal 10 Januari 2019 ini, Jepang akan memberlakukan kebijakan pajak sebesar 1.000 yen atau setara dengan Rp130 ribu untuk setiap orang, baik itu warga lokal atau turis asing, yang meninggalkan Jepang dengan pesawat atau kapal laut.

Pajak ini sendiri sebelumnya diumumkan pada bulan April 2018, akan dikumpulkan setiap kali seseorang meninggalkan negara Jepang dan akan dikenakan biaya di atas tiket pesawat, ongkos kapal, dan biaya perjalanan lainnya.

2. Beberapa poin inilah yang membuat terbebas dari pajak

Kini Keluar dari Jepang Harus Bayar 1.000 Yen per Orang, Ada Apa?news.com.au

Biaya-biaya yang dikumpulkan ini akan digunakan untuk mengakomodasi lebih banyak pengunjung asing ke negara tersebut dan mengembangkan basis pariwisata serta meningkatkan prosedur imigrasi. Ternyata hanya mereka yang berangkat 24 jam setelah mendarat di Jepang serta anak-anak berusia dibawah 2 tahun sajalah yang terbebas dari pajak tambahan ini.

Untuk pertama kalinya, pengunjung ke Jepang mencapai 30 juta. Pendapatan dari pajak, yang diperkirakan mencapai 6 miliar yen pada tahun fiskal 2018 hingga Maret 2019 dan 50 miliar yen pada tahun fiskal 2019. Penerimaan dari pajak akan digunakan untuk mengatur pengenalan wajah di gerbang kedatangan untuk membantu prosedur imigrasi yang lebih cepat, dan juga membantu untuk mendanai lebih banyak terminal pembayaran tanpa uang tunai untuk umum.

3. Jepang menargetkan 40 juta pengunjung menjelang Olimpiade 2020 di Tokyo

Kini Keluar dari Jepang Harus Bayar 1.000 Yen per Orang, Ada Apa?pixabay.com/cegoh

Profesor Keuangan, Hideaki Tanaka, mengatakan uang itu harus digunakan dengan baik untuk menghindari tekanan balik dari wisatawan. "Penting untuk memeriksa bahwa dana tersebut tidak digunakan pada langkah-langkah yang kurang produktif, tetapi dengan cara yang menurut para pembayar pajak meyakinkan," ungkap pernyataan dari Profesor Hideaki Tanaka seperti yang dikutip dari News.com.au.

Menjelang Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang berharap dapat menyambut 40 juta pengunjung wisatawan sehingga pariwisata di Jepang semakin dikenal di dunia.

Baca Juga: Piala Asia 2019: Jibaku Jepang Pupuskan Kejutan Turkmenistan

Christ Bastian Waruwu Photo Community Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You