Bashar Al Assad Temui Vladimir Putin Bahas Politik di Suriah

Keduanya berbicara masalah ini di kota Sochi

Sochi, IDN Times - Presiden Suriah, Bashar Al Assad, menemui Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk membahas proses politik yang ada di Suriah. Keduanya bertemu di sebuah resor pantai yang berada di Laut Hitam kota Sochi. Bagaimana momen pertemuan mereka berdua?

1. Tak lupa Assad mengucapkan selamat kepada Putin atas pelantikan Presiden Rusia

Bashar Al Assad Temui Vladimir Putin Bahas Politik di Suriahtwitter.com/ArabianaINTEL

Dilansir dari Reuters, kedua pemimpin ini mengadakan pertemuan di sebuah resor yang ada di Laut Hitam kota Sochi. Assad mengungkapkan bahwa situasi politik di Suriah berada dalam keadaan stabil. Assad juga memuji kemampuan pemerintah Rusia dalam mengatasi serangan terorisme untuk membuka proses politik di Suriah.

Seperti yang diketahui, Rusia menjadi pendukung utama di rezim pemerintahan Suriah saat ini. Sejak pertempuran yang terjadi di Suriah pada tahun 2011, Assad memang jarang bepergian ke luar, namun telah melakukan kunjungan ke Rusia sebanyak 3 kali, yang sebelumnya pernah terjadi pada Oktober 2015 dan November 2017.

Tak lupa, dalam kesempatan ini, Assad memberikan selamat kepada Putin yang baru saja dilantik sebagai Presiden Rusia belum lama ini.

2. Pertemuan ini justru mendadak dan belum pernah diketahui sebelumnya

Bashar Al Assad Temui Vladimir Putin Bahas Politik di Suriahtwitter.com/ArabianaINTEL

Juru bicara dari pemerintah Rusia, Dmitry Peskov mengungkapkan pertemuan ini belum pernah diumumkan sebelumnya sehingga pertemuan kedua negara ini dinilai kejutan bagi Rusia. Assad kembali menegaskan kepada Rusia bahwa mereka selalu mendukung proses politik yang terjadi di Suriah.

"Kestabilan sudah membaik, dan semua itu menuju proses terbukanya pintu menuju proses politik yang kami mulai beberapa waktu lalu. Saya selalu mengatakan dan saya ulangi bahwa kita selalu mendukung proses politik yang seharusnya berjalan dengan paralel dengan perang melawan terorisme," ungkap Assad dalam memberikan pernyataan kepada pihak pemerintah Rusia, seperti dikutip dari Sky News.

3. Rusia mengakui adanya intervensi militer terhadap Suriah dalam memberantas eksterimis

Bashar Al Assad Temui Vladimir Putin Bahas Politik di Suriahtwitter.com/ArabianaINTEL

Selama ini, Rusia mengakui adanya intervensi militer Suriah untuk memberantas eksterimis yang telah menguasai sebagian besar wilayah negara Suriah, serta meluncurkan serangan dengan menggunakan bom dan berbagai senjata lainnya.

Amerika Serikat serta negara-negara Eropa lainnya mengecam tindakan Rusia ini yang juga berpengaruh besar terhadap kepemimpinan Assad. Untuk masalah serangan kimia yang menimpa beberapa warga sipil menjadi korban tewas, pihak Rusia menegaskan sama sekali tidak menargetkan area sipil.

Memang beberapa waktu lalu, Amerika Serikat beserta Inggris dan Prancis mengecam aksi Assad yang meluncurkan serangan kimia. Sehingga beberapa hari setelahnya, kubu Amerika Serikat melakukan serangan udara ke wilayah Suriah.

Putin menilai kepemimpinan Assad telah berhasil memberantas terorisme dan menyebutkan keberhasilan ini sebagai yang paling signifikan yang dicapai oleh militer Suriah.

"Para teroris telah meletakkan senjata-senjata mereka di lokasi-lokasi penting di Suriah, yang telah memungkinkan untuk pemulihan pembangunan Suriah. Dan tentu saja setelah keberhasilan ini, kondisi tambahan tidak diragukan lagi setelah diciptakan untuk pembaharuan proses politik yang sepenuhnya matang," ungkap Putin seperti yang dikutip dari Reuters.

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya