Comscore Tracker

Simpan Kembang Api Ilegal, Pria Ini Hadapi Dakwaan Federal

Ledakan kembang api itu sebelumnya melukai 17 orang

Los Angeles, IDN Times - Seorang pria Los Angeles, Amerika Serikat, bernama Arturo Ceja III menghadapi dakwaan federal setelah kedapatan menyimpan kembang api ilegal dengan berat hingga berton-ton pada hari Sabtu, 3 Juli 2021, waktu setempat. Sebelumnya beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Rabu, 30 Juni 2021, lalu ledakan kembang api telah menyebabkan sebanyak 17 orang mengalami luka-luka. Bagaimana awal ceritanya?

1. Ceja mengatakan kepada penyelidik bahwa dia membeli bahan peledak buatan sendiri 

Simpan Kembang Api Ilegal, Pria Ini Hadapi Dakwaan FederalIlustrasi kembang api. (Pixabay.com/Free-Photos)

Dilansir dari Independent.co.uk, seorang pria berusia 27 tahun didakwa pada hari Sabtu, 3 Juli 2021, waktu setempat dengan mengangkut secara ilegal berton-ton bahan peledak yang dia beli di Nevada, Amerika Serikat, termasuk beberapa yang meninggalkan jejak kehancuran dan cedera seteah kembang api itu meledak di lingkungan Los Angeles. Menurut laporan, Ceja mengakui kepada penyelidik bahwa dia membeli bahan peledak buatan sendiri, terbuat dari kertas karton dan dikemas dengan bubuk flash bahan peledak, dari seorang individu yang menjual perangkat dari bagasi Honda di tempat parkir dealer kembang api di Nevada.

Ceja juga tidak memiliki izin dari Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan bahan peledak atau izin lainnya yang memungkinkan dia tuntuk mengangkut kembang api tampilan udara atau kembang api buatan sendiri yang dibuat dengan bahan peledak, termasuk tetapi tidak terbatas pada bubuk flash. Ia ditahan hingga penampilan di Pengadilan pertamanya yang dijadwalkan pada hari Selasa, 6 Juli 2021, ini di Pengadilan Distrik Amerika Serikat di Los Angeles.

2. Ternyata Ceja melakukan beberapa perjalanan ke Nevada pada akhir Juni 2021 lalu

Simpan Kembang Api Ilegal, Pria Ini Hadapi Dakwaan FederalSuasana di sekitar wilayah Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat. (Pixabay.com/esudroff)

Baca Juga: Identik dengan Lebaran, Ini 5 Bahaya Kembang Api yang Perlu Diwaspadai

Sebelumnya, Kantor Kejaksaan Amerika Serikat mengatakan bahwa Ceja telah melakukan beberapa perjalanan ke Nevada pada akhir Juni 2021 lalu untuk membeli berbagai jenis bahan peledak, termasuk peledak udara dan kembang api besar buatan sendiri yang mengandung bahan peledak, yang dia bawa ke kediamannya dengan mobil sewaan. Dia diketahui membeli sebagian besar bahan peledaknya dari penjual kembang api di Parhumo, Nevada. Kembang api di California sendiri dapat dijual dengan harga 4 kali lipat dari harga yang dibayar pembeli untuk kembang api di Nevada.

Pada hari Rabu, 30 Juni 2021, lalu sekitar 10 pon bahan peledak buatan sendiri meledak ketika mereka berada di dalam sebuah kapal penahanan berbentuk bola di sebuah trailer-traktor, merobek rig itu dalam apa yang seharusnya menjadi operasi yang aman oleh Departemen Kepolisian Los Angeles untuk menangani bahan peledak yang terlalu tidak stabil untuk dipindahkan dari lingkungan Los Angeles Selatan, tempat berton-ton kembang api ilegal ditemukan. Tutup 1 ton kapal terbang ke halaman belakang dua blok jauhnya, mematahkan pohon lemon, dan merusak rumah.

3. Para ahli setempat mengatakan ledakan itu sangat tidak biasa

Simpan Kembang Api Ilegal, Pria Ini Hadapi Dakwaan FederalIlustrasi ledakan kembang api. (Pixabay.com/Erad)

Para ahli setempat menilai ledakan itu sangat tidak biasa, terutama untuk lembaga penegak hukum dengan ukuran dan sumber daya Departemen Kepolisian Los Angeles. Ledakan itu bisa jadi akibat kesalahan manusia, seperti tidak menyegel kapal dengan benar atau memuatnya secara berlebihan dengan material, atau cacat pada peralatan seperti celah mikro yang tumbuh seiring waktu dan penggunaan atau keduanya.

Ledakan itu terjadi setelah polisi menghabiskan waktu di hari itu untuk membuang sekitar 3.000 hingga 5.000 pon atau setara dengan 1.360 hingga 2.268 kg kembang api kelas komersial yang ditemukan di rumah Ceja menyusul adanya petunjuk di pagi hari. Pihak kepolisian menemukan beberapa dari mereka di teras dalam karton yang ditumpuk setinggi 8 hingga 10 kaki. Seperti yang diketahui, kembang api adalah ilegal untuk dijual atau dimiliki di Los Angeles dan di daerah yang tidak berhubungan dengan wilayah tersebut.

Baca Juga: Ledakan Kembang Api di South Carolina, 2 Orang Tewas

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya