Comscore Tracker

Soal Imigran: Departemen Kehakiman AS Gugat Pemerintah Texas

Perintah tersebut dinilai mengganggu UU Imigrasi federal

Washington, D.C, IDN Times - Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada hari Jumat, 30 Juli 2021, waktu setempat melayangkan gugatan terhadap pemerintah Texas terkait masalah imigran. Perintah tersebut dianggap mengganggu UU Imigrasi federal. Bagaimana awal ceritanya?

1. Alasannya karena perintah tersebut menargetkan imigran yang tidak berdokumen

Soal Imigran: Departemen Kehakiman AS Gugat Pemerintah TexasWilayah perbatasan Amerika Serikat-Meksiko. (Pixabay.com/RJA1988)

Dilansir dari Aljazeera.com, pihak Departemen Kehakiman Amerika Serikat menggugat pemerintah Texas dan Gubernur Texas, Greg Abbott, berusaha memblokir perintah yang menargetkan imigran tidak berdokumen yang diklaim negara bagian sebagai tindakan kesehatan masyarakat untuk menahan lonjakan kasus COVID-19. Perintah itu mengganggu administrasi Undang-Undang Imigrasi federal. Selain itu, praktik tersebut akan memperburuk masalah di tengah tingkat penyeberangan yang tinggi di perbatasan Negara Bagian Texas dengan Meksiko.

Gugatan itu, yang diajukan di pengadilan federal di El Paso, mencerminkan surat yang dikirim Jaksa Agung Amerika Serikat, Merrick Garland, kepada Gubernur Texas sehari sebelumnya, dengan alasan bahwa negara bagian itu merampas dan bahkan mengganggu tanggung jawab pemerintah federal untuk menegakkan Undang-Undang Imigrasi. Dengan demikian, gugatan tersebut justru meningkatkan ketegangan antara pemerintahan Presiden
Amerika Serikat, Joe Biden, dan Abbott atas tindakan Gubernur di perbatasan, yang termasuk memenjarakan migran atas kejahatan negara dan membangun penghalang baru.

2. Sementara itu, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS melanjutkan penerbangan deportasi jalur cepat bagi keluarga migran yang tiba di perbatasan

Soal Imigran: Departemen Kehakiman AS Gugat Pemerintah TexasIlustrasi para migran. (Pixabay.com/geralt)

Baca Juga: Donald Trump Blusukan ke Texas Hanya untuk Mengejek Joe Biden

Sementara itu, pihak Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat pada hari yang sama melanjutkan penerbangan deportasi jalur cepat untuk keluarga migran yang baru saja tiba di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko, di tengah peningkatan tajam jumlah migran di perbatasan selatan. Departemen itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penerbangan itu akan mengangkut keluarga migran Guatemala, Honduras, dan El Salvador yang tidak dapat segera diusir di bawah kebijakan kesehatan masyarakat terkait COVID-19 dan tidak memiliki dasar hukum untuk tinggal di negara itu.

Penyeberangan migran biasanya berkurang pada bulan-bulan musim panas, tetapi penangkapan di perbatasan selatan meningkat pada bulan Juni 2021 lalu ke level tertinggi sejak April 2000 lalu. Penghitungan pada bulan Juli 2021 ini diperkirakan akan serupa atau bahkan lebih tinggi. Imigrasi telah menjadi isu panas selama beberapa dekade, di mana berbagai upaya untuk mereformasi undang-undang Amerika Serikat dan menciptakan jalur menuju kewarganegaraan bagi jutaan migran yang tinggal di negara itu secara ilegal telah gagal di Kongres.

3. Gubernur Texas telah memberlakukan aturan itu sejak hari Rabu, 28 Juli 2021, lalu

Soal Imigran: Departemen Kehakiman AS Gugat Pemerintah TexasGubernur Texas, Greg Abbott. (Instagram.com/governorabbott)

Gubernur Texas, Greg Abbott, memerintahkan polisi negara bagian pada hari Rabu, 28 Juli 2021, lalu untuk mulai menepi kendaraan yang pengemudinya mengangkut migran yang berisiko terkena COVID-19, meningkatkan pendekatan garis kerasnya terhadap migran, dan menimbulkan kemarahan dari para pendukung yang menyebut perintah itu sebagai tiket untuk profil rasial. Perintah eksekutif tersebut memungkinkan polisi Departemen Keamanan Publik Texas untuk mengalihkan rute kendaraan tersebut kembali ke titik asal atau pelabuhan masuk atau juga menyita kendaraan jika pengemudi tidak mematuhinya. Abbott mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perintahnya akan mengurangi risiko paparan COVID-19 di komunitasnya, meskipun Gubernur tidak akan mengizinkan pejabat pemerintah daerah untuk mengeluarkan mandat masker bahkan ketika COVID-19 kembali meningkat di seluruh negara bagian.

Perintah itu datang ketika para pejabat di Laredo dan Kabupaten Hidalgo menjadi frustrasi dengan para migran yang dibebaskan dari tahanan patroli perbatasan, dengan mengatakan bahwa mereka mungkin menyebarkan COVID-19 di komunitas mereka. Para advokat dan pengacara imigrasi mengkritik Abbott dengan mengatakan perintah ini akan menciptakan lebih banyak kekacauan di tempat penampungan yang membantu para migran mencapai tujuan akhir mereka. Beberapa dari tempat penampungan itu telah mencapai kapasitas dalam beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga: Kedinginan, Ribuan Penyu Diselamatkan di Texas 

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya