Varian Delta Mengganas, Filipna Semakin Tertekan

Kasus baru Filipina telah capai rekor kedua terbanyak

Manila, IDN Times - Sistem kesehatan Filipina akhir-akhir ini mengalami tekanan setelah wabah COVID-19 varian Delta semakin mengganas. Pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021, waktu setempat, penambahan kasus baru harian di Filipina telah mencapai rekor terbanyak kedua sejak pandemi pertama kali terjadi. Bagaimana awal ceritanya?

1. Ratusan rumah sakit di Filipina mendekati kapasitas penuh

Varian Delta Mengganas, Filipna Semakin TertekanSuasana di sekitar salah satu rumah sakit yang ada di Filipina. (Twitter.com/ntfcovid19ph)

Dilansir dari Aljazeera.com, sistem perawatan kesehatan Filipina yang sudah diperluas berada di bawah tekanan yang lebih besar ketika Filipina melaporkan peningkatan harian terbesar kedua dalam infeksi COVID-19 sejak pandemi pertama kali terjadi, dengan memberikan lebih banyak bukti mengenai bagaimana varian Delta yang ganas dapat menyebar. Ratusan rumah sakit di Filipina kembali mendekati kapasitas penuh
pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021, waktu setempat dengan beberapa fasilitas kesehatan melaporkan bahwa mereka telah kehabisan tempat tidur ICU untuk pasien COVID-19, membuat petugas kesehatan yang dipaksa kerja lebih lama menjadi kelelahan.

Meskipun ada lockdown di Metro Manila, beberapa lingkungan ditempatkan di bawah perintah karantina yang lebih ketat pada hari itu karena kasus terus meningkat. Salah seorang perawat di Rumah Sakit Umum Filipina, Maria Caridad delos Reyes, mengatakan bahwa biasanya rasio perawat-pasien di bangsal adalah 1:5, tetapi ia bersama rekan-rekannya menangani hingga 12 pasien. Ia juga menambahkan seharusnya memiliki waktu istirahat, tetapi karena sangat sibuk sehingga melewatkan waktu makan seharusnya, terutama saat ini karena merawat pasien COVID-19 gejala sedang hingga parah.

Pusat Paru Filipina di Metro Manila juga melaporkan bahwa mereka membuka stasiun perawatan menggunakan mobil van kontainer yang ditempatkan di tempat parkir rumah sakit untuk menampung lebih banyak pasien COVID-19. Rumah sakit lain di provinsi terdekat Bulacan menggunakan lobinya sebagai area triase karena kamar mereka sudah dalam kapasitas penuh.

2. Ada laporan mengenai kemungkinan perpanjangan lockdown ke depannya

Varian Delta Mengganas, Filipna Semakin TertekanSuasana di sekitar wilayah Manila, Filipina. (Pixabay.com/AGDProductions)

Baca Juga: Akhirnya! Ekspor Mobil ke Filipina Tak Lagi 'Dijegal' Tarif Safeguard

Peningkatan jumlah kasus anak-anak juga dilaporkan terjadi akibat COVID-19 dan di wilayah Quezon di Metro Manila, pemerintah Filipina mengatakan 318 dari kasus COVID-19 yang tercatat antara 1 Agustus 2021 dan 7 Agustus 2021 lalu adalah anak-anak berusia 17 tahun ke bawah. Wilayah ibu kota Manila, kawasan perkotaan 16 kota yang berpenduduk 13 juta orang ini, kembali lockdown ketat sejak tanggal 6 Agustus 2021 lalu untuk menahan penyebaran varian Delta, sementara pemerintah Filipina berusaha mempercepat vaksinasinya. Juru bicara Kementerian Kesehatan Filipina, Maria Rosario Vergeire, mengatakan diperlukan sekitar 2-3 minggu sebelum efek lockdown dirasakan.

Ada laporan mengenai kemungkinan perpanjangan lockdown, yang saat ini dijadwalkan hanya hingga tanggal 20 Agustus 2021 ini. Dengan sekitar 11 persen dari 110 juta orang di Filipina itu divaksinasi penuh, jutaan orang lainnya tetap sangat rentan terhadap COVID-19. Menurut pelacak vaksin setempat, dibutuhkan setidaknya 7 bulan ke depan atau Maret 2022 ini, bagi pemerintah Filipina untuk mencapai tujuannya melakukan vaksinasi setidaknya 70 persen populasi orang dewasa untuk mencapai kekebalan kawanan. Menurut satgas vaksinasi pemerintah Filipina, hampir 50 persen warga Metro Manila akan divaksinasi penuh pada tanggal 20 Agustus 2021 ini ketika lockdown selama 2 minggu berakhir.

3. Jumlah kasus COVID-19 di Filipina sampai saat ini

Varian Delta Mengganas, Filipna Semakin TertekanSuasana saat antrian vaksinasi di salah satu wilayah di Filipina. (Twitter.com/tinigngplaridel)

Jumlah kasus COVID-19 di Filipina sampai hari Sabtu, 14 Agustus 2021, waktu setempat mencapai angka 1.727.321 kasus dengan rincian 30.070 kasus berakhir meninggal dunia serta 1.598.314 kasus berakhir sembuh. Di hari yang sama, Filipina mengalami penambahan kasus baru sebanyak 14.249 kasus baru dengan rincian 233 kasus berakhir meninggal dunia. Jumlah penambahan kasus baru dalam sehari tersebut merupakan
rekor kedua terbanyak di mana rekor penambahan kasus terbanyak terjadi pada tanggal 2 April 2021 lalu sebanyak 15.280 kasus.

Pusat-pusat vaksinasi di seluruh Manila berusaha mempercepat tingkat vaksinasi, termasuk dengan tetap buka selama 24 jam, untuk membantu memerangi peningkatan tajam dalam kasus COVID-19 terkait dengan penyebaran varian Delta yang sangat menular. Dengan lebih dari 10 persen dari 110 juta orang di Filipina yang divaksinasi penuh, jutaan orang lainnya tetap rentan terhadap COVID-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tingkat positif harus tetap di bawah 5 persen selama periode 2 minggu agar wabah dianggap terkendali.

Baca Juga: Menunggu Hampir Seabad, Filipina Akhirnya Raih Emas Olimpiade

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya