Kapal Over Kapasitas Tenggelam di Sungai Kongo, 50 Penumpang Tewas

Ada yang lebih bahaya lagi selain tenggelamnya kapal ini...

Mbandaka, IDN Times - Sebuah kapal dilaporkan terbalik dan tenggelam di Sungai Kongo sesaat setelah meninggalkan Desa Monkoto di Kota Mbandaka, Republik Kongo, Jumat (25/5/2018) waktu setempat.

Menurut laporan terbaru yang diwartakan media Inggris Daily Star, peristiwa tersebut memakan sedikitnya 50 korban meninggal yang telah diidentifikasi.

Tenggelamnya kapal di sungai terbesar di Kongo itu semakin memperunyam upaya pencegahan wabah Ebola yang saat ini menjadi perhatian dunia. Pasalnya, virus Ebola pertama kali ditemukan dan tersebar di sekitar Sungai Kongo.

1. Biasa terjadi kecelakaan kapal

Kapal Over Kapasitas Tenggelam di Sungai Kongo, 50 Penumpang TewasIlustrasiCaperi.com

Meskipun 50 korban telah dikonfirmasi tewas, jumlah yang sama diperkirakan selamat ketika kapal selam itu tenggelam di Sungai Kongo. Tim tanggap darurat pun telah dikirim untuk menyelidiki bencana tersebut.

Kecelakaan kapal yang mematikan diketahui biasa terjadi di Kongo. Negara di benua Afrika itu memang dikenal sebagai negara yang memiliki kawasan hutan terluas. Sebagian besar moda transportasi yang menghubungkan kota-kota besar di Kongo juga beroperasi melalui jaringan sungai.

Bagi kebanyakan orang, sungai-sungai tersebut adalah satu-satunya cara bepergian jarak jauh.

2. Kapal diduga beroperasi dalam kondisi tidak laik dan over kapasitas

Kapal Over Kapasitas Tenggelam di Sungai Kongo, 50 Penumpang TewasKapal diduga tidak laik operasiThomaskirchner.com

Sementara itu, media Tiongkok Xin Hua mewartakan, walaupun penyebab kecelakaan belum diketahui secara pasti, pihak berwenang Kongo menyebut kecelakaan kapal di Sungai Kongo sering disebabkan oleh kondisi buruk kapal dan kelebihan penumpang.

Sebelumnya pada bulan April lalu, setidaknya 42 warga sipil yang menyelamatkan diri dari perang antara pemberontak dan tentara Kongo di Dongo, Provinsi Ubangi Selatan, tenggelam di Sungai Ubangi.

3. Sungai menjadi media penyebaran virus Ebola

Kapal Over Kapasitas Tenggelam di Sungai Kongo, 50 Penumpang TewasSuasana Sungai KongoThomaskirchner.com

Sementara itu, Republik Kongo sendiri sedang menghadapi krisis kesehatan yang dikhawatirkan bakal menyebar seluruh bangsa di Afrika tengah. Setidaknya 22 orang dilaporkan telah meninggal akibat virus Ebola sejak mewabah pada awal bulan Mei lalu.

Virus Ebola sendiri pertama kali ditemukan dan tersebar di sekitar Sungai Kongo. Air diketahui menjadi salah satu media penyebaran virus mematikan tersebut. Oleh sebab itu, penanganan jenazah korban di sungai maupun daratan Kongo menjadi penting. Pasalnya, virus itu bisa menular hanya dengan bersentuhan dengan jenazah.

Dian Farida Hanum Photo Verified Writer Dian Farida Hanum

Bismillah...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya