AS Umumkan Peningkatan Program Kupon Makanan

Pada tahun lalu peningkatan sebesar 15 persen

Washington, DC, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengambil langkah penting bagi warganya dengan mengumumkan pada hari Senin (16/8/2021) bahwa telah menyetujui peningkatan permanen untuk manfaat kupon makanan, yang merupakan bagian dari Rencana Makanan Hemat.

Peningkatan yang diberikan sebesar 27 persen, yang merupakan peningkatan terbesar dalam program tersebut. Dengan memberikan bantuan untuk warga AS yang kurang mampu akan membuka kesempatan untuk mereka dapat membeli makanan yang lebih bergizi.

1. Sekitar satu dari delapan warga AS telah mendapatkan manfaat kupon makanan

AS Umumkan Peningkatan Program Kupon MakananIlustrasi orang yang sedang belanja makanan. (Unsplash.com/Milada Vigerova)

Melansir dari Al Jazeera, program ini secara resmi dikenal sebagai Supplemental Nutrition Assistance Program atau bisa disebut SNAP, mulai berlaku peningkatannya pada bulan Oktober, setelah program pada bulan September berakhir. Program SNAP telah mengalami peningkatan sebesar 15 persen pada tahun lalu untuk membantu warga yang terdampak secara ekonomi akibat wabah virus corona.

Saat ini sekitar satu dari delapan warga AS atau 42 juta orang telah memperoleh manfaat dari program kupon makanan. Orang yang terdaftar dalam program ini akan menerima peningkatan bulanan mereka dari 121 dolar AS (Rp1,2 juta) menjadi sekitar 157 dolar AS (Rp2,2 juta).

Mereka yang akan mendapatkan manfaat program ini adalah yang memiliki pendapatan di bawah batas pendapatan tertentu yang diterapkan pemerintah. Untuk rumah tangga dengan empat orang, pendapatan bersih bulanan tidak boleh lebih dari 2.184 dolar AS (Rp31,4 juta), mengutip dari BBC.

2. Program ini tidak membutuhkan persetujuan Kongres

AS Umumkan Peningkatan Program Kupon MakananGedung Capitol. (Unsplash.com/Louis Velazquez)

Melansir dari Al Jazeera, peningkatan dalam program SNAP ini diumumkan oleh Menteri Pertanian Tom Vilsack, dia berharap tunjangan bulanan ini akan membantu warga memiliki kesempatan membeli makanan yang lebih sehat untuk disantap.

Vilsack menyampaikan bahwa program ini telah dipahami pejabat dari Republik dan Demokrat sangat penting. Program pemerintah AS diperkirakan menghabiskan anggaran hingga 20 miliar dolar AS (Rp287,4 triliun) dan tidak perlu membutuhkan persetujuan dari anggota Kongres di Capitol.

Peningkatan tunjangan ini merupakan upaya pemerintah untuk memperkuat jaring pengaman sosial nasional, yang kesulitannya telah tampak jelas saat pandemik melanda.

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi telah memuji langkah tersebut pada hari Senin, dia memberikan pujian kepada Presiden Biden yang pemerintahannya meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi bagi warga. Pelosi mengatakan bantuan ini akan memastikan orang tua bisa menyediakan makanan bergizi dan ana-anak bisa tidur dengan perut terisi makanan.

Baca Juga: 10 Potret Apartemen Terkecil di New York, Amerika Serikat

3. Sejak 1962 AS telah memiliki program Rencana Makanan Hemat

AS Umumkan Peningkatan Program Kupon MakananIlustrasi buah dan sayuran yang dijual di pasar. (Unsplash.com/Somi Jaiswal)

Melansir dari CBS News, untuk membantu warga yang kesulitan membeli makanan yang sehat pemerintah AS sejak 1960-an awal telah memiliki Rencana Makanan Hemat, yang menjadi program yang menentukan anggaran untuk membantu mencukupi kebutuhan makanan bergizi dalam jangka pendek atau darurat.

Rencana tersebut merupakan program yang disesuaikan dengan inflasi, tetapi tidak untuk faktor-faktor lain, seperti hasil riset nutrisi, variasi biaya makanan lokal atau diet khusus orang-orang yang memiliki masalah kesehatan tertentu. Rencana ini membuat orang dewasa harus mampu membeli makanan bergizi yang bisa mencakup hampir dua pon kacang dan sekitar setengah pon daging sapi per minggu.

Rencana ini telah mengasumsikan bahwa orang memiliki waktu sekitar dua jam sehari untuk mencari makanan yang sesuai dana mereka. Mereka yang menerima SNAP bisa menghabiskan rata-rata kurang dari satu jam sehari untuk menyiapkan makanan.

Acuan peningkatan dalan SNAP berdasarkan permintaan Kongres pada 2018 yang meminta Departemen Pertanian AS untuk meninjau Rencana Makanan Hemat, yang menguraikan kebutuhan nutrisi untuk dan anggaran apa yang dibutuhkan untuk mencapainya. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa manfaat yang diberikan terlalu rendah, sehingga butuh peningkatan.

Departemen Pertanian AS menyarankan agar orang-orang lebih banyak mengonsumsi ikan dan sayuran bewarna merah dan oranye.

Baca Juga: Perenang Amerika Serikat Kena Semprot Usai Raih Medali

Ifan Wijaya Photo Verified Writer Ifan Wijaya

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya