Korban Jeffrey Epstein Terima Kompensasi Rp1,7 Triliun

Pangeran Andrew dituduh terlibat dalam pelecehan

New York, IDN Times - Pengurus dana kompensasi untuk korban pelecehan seksual mendiang pengusaha Amerika Serikat (AS), Jeffrey Epstein, pada hari Senin (9/8/2021) menyampaikan bahwa telah menyelesaikan pembayaran kompensasi. Uang yang diberikan sebagai kompensasi sebesar 121 juta dolar AS (Rp,1,7 triliun) kepada sekitar 150 korban penggugat yang memenuhi syarat.

1. Sekitar 92 persen korban yang memenuhi syarat telah menerima kompensasi

Korban Jeffrey Epstein Terima Kompensasi Rp1,7 TriliunIlustrasi Pelecehan (IDN Times/Mardya Shakti)

Dilansir dari BBC, penyelesaian ini diumumkan pengurus dana sekitar dua tahun setelah tersangka bunuh diri pada 2019 di penjara New York. Ada 225 orang yang mengaku sebagai korban dan mengajukan tuntutan kompensasi. Dari 225 penggugat ada 150 orang yang dinilai memenuhi syarat menerima kompensasi.

Pembayaran itu juga bisa diklaim oleh para korban yang sebelumnya yang maju mengajukan tuntutan kompensasi setelah pengadilan menjatuhkan hukuman kepada Epstein pada 2008, yang melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan yang masih di bawah umur.

Jordana Feldman, pengurus dana kompensasi untuk korban menyampaikan bahwa saat ini sudah sekitar 92 persen dari korban yang memenuhi syarat telah menerima kompensasi.

Feldman dalam pengumuman kompensasi yang berhasil diselesaikan ini mengatakan bangga bahwa telah berhasil memperoleh kompensasi untuk korban, tapi dia menyadari bahwa dana tersebut tidak akan bisa menghilangkan luka yang diterima korban akibat pelecehan yang dilakukan.

2. Masih ada peninggalan aset tersangka yang bisa diklaim sebagai kompensasi

Baca Juga: Tuduhan Pelecehan Seksual, Alibaba Kooperatif dengan Polisi

Dilansir dari Reuters, program dana kompensasi untuk para korban pelecehan Epstein pertama kali dibuka pada Juni tahun lalu. Feldman memberitahu bahwa 75 korban yang belum menerima penyelesaian dana ini masih dapat mengklaim terhadap aset milik Epstein. Harta lebih dari 600 juta dolar AS (Rp8,6 triliun) milik tersangka telah dikelola untuk kompensasi.

Epstein diketahui masih memiliki dua pulau pribadi, tapi kompensasi dilaporkan telah terhambat oleh proses Jaksa Agung Denise George dari Kepulauan Virgin AS. George telah menuduh bahwa pengurus dana kompensasi terlalu cepat menghabiskan dana pembayaran. Tuduhan itu dibantah pelaksana penguris kompensasi korban.

Salah satu satu pengacara untuk para korban, Daniel Weiner, menyampaikan bahwa pembayaran kompensasi itu dari perkebunan Epstein. Pada 30 Juni, Weiner mengatakan bahwa Epstein masih memiliki aset tanah yang bernilai 190,2 juta dolar AS (Rp2,7 triliun) untuk membayar kreditur, penggugat, dan biaya lainnya.

Mantan kekasih Epstein, Ghislaine Maxwell, yang juga telah dituduh terlibat dalam tindakan pelecehan mengaku tidak bersalah. Maxwell akan menghadapi kasusnya pada bulan November di pengadilan di Manhattan.

3. Salah satu korban menuduh Pangeran Andrew telah melecehkannya secara seksual

Korban Jeffrey Epstein Terima Kompensasi Rp1,7 TriliunPageran Andrew, Duke of York. (Instagram.com/hrhthedukeofyork)

Dalam tuduhan kejahatan seksual yang dilakukan Epstein telah mengaitkan dengan beberapa orang terkenal salah satunya adalah Pangeran Andrew dari anggota keluarga kerajaan Inggris Raya, dituduh oleh salah korban bernama Virginia Giuffre ikut melakukan pelecehan kepadannya.

Dilansir NBC News, Giuffre menuduh Pangeran Andrew melakukan pelecehan kepadanya, pada sekitar 20 tahun lalu di London, New York, dan di pulau pribadi Epstein di Kepulauan Virgin di AS. Pelecehan itu diklaim terjadi ketika Giuffre masih berusia di bawah 18 tahun. Giuffre telah membawa tuduhan ke dalam gugatan di pengadilan New York, menuduh Epstein dan Maxwell memaksanya melakukan kegiatan seksual dengan Pangeran Andrew.

Pengeran Andrew diyakini melakukan pelecehan karena ada sebuah foto yang dirilis pengadilan menunjukkan dia bersama dengan Maxwell dan Giuffre. Dalam foto itu dia merangkul pinggang Giuffre. Pangeran menyangkal foto tersebut dan tidak mengigat pernah bertemu Giuffre. Dalam tuduhan hari di saat pangeran melakukan pelecehan telah dibantah dengan adanya sebuah foto yang menunjukkan bahwa pada hari itu pangeran bersama dengan putrinya di sebuah restoran.

Dalam sebuah wawancara Giuffre dengan NBC, menyampaikan bahwa sekitar 20 tahun lalu saat berada di rumah Epstein di New York, dia dan seorang gadis muda lainnya diminta duduk di pangkuan Pangeran Andrew, kemudian payudara mereka diraba. Seseorang yang mengklaim berada di tempat kejadian membenarkan hal itu. Giuffre mengatakan pertemuan dengan Andrew membuatnya senang karena sebagai gadis dia tumbuh melihat kartun pangeran dan putri Disney.

Baca Juga: Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, 17 Fakta Perjalanan Karier Kris Wu

Ifan Wijaya Photo Verified Writer Ifan Wijaya

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya