Comscore Tracker

Menara Eiffel Dilaporkan Penuh Karat dan Perlu Perbaikan Penuh

Menara sedang dicat ulang untuk yang ke-20 kalinya

Jakarta, IDN Times - Sebuah laporan mengenai Menara Eiffel bocor ke majalah Prancis Marianne pada Senin (4/7/2022). Dalam laporan itu, menara yang menjadi ikon kota Paris disebut berkarat dan butuh perbaikan secara menyeluruh.

Menara Eiffel memiliki tinggi 324 meter dan berat 7.300 ton. Menara itu dibangun oleh Gustave Eiffel sebagai bagian dari pameran dunia pada 1889. Pada awalnya, menara itu diperkirakan hanya akan dibiarkan beridiri selama 20 tahun untuk kemudian dibongkar.

Kini menara itu merupakan salah satu tujuan wisata paling populer di dunia, setiap tahunnya diperkirakan ada sekitar enam juta orang berkunjung.

1. Laporan menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi menara

Melansir The Guardian, majalah tersebut memperoleh informasi dari laporan pada 2010-2016. Dalam laporan pertama pada 2010, Sete selaku perusahaan pengelola Menara Eiffel disarankan untuk mengecak lagi kondisi menara, dan membuat kebijakan pemeliharaan yang baru terhadap pengujian struktur logam yang sudah termakan usia.

Laporan kedua pada 2014 dibuat oleh Expiris, sebuah perusahaan ahli dalam cat, yang menemukan bahwa menara mengalami retak dan berkarat. Disebutkan juga hanya 10 persen dari cat baru di menara yang menempel pada struktur.

“Bahkan jika keadaan umum perlindungan anti-korosi tampak bagus untuk mata, ini bisa menyesatkan. Tidak dapat dibayangkan untuk merencanakan aplikasi baru lapisan cat yang tidak akan melakukan apa-apa selain meningkatkan risiko hilangnya daya rekat total dalam sistem," kata laporan itu.

Bernard Giovannoni, kepala Expiris dan penulis laporan pada 2014, sudah sejak lama mengusulkan agar Menara Eiffel dicat ulang karena korosi parah yang harus ditangani. 

Laporan ketiga pada 2016 menemukan ada 884 patahan dari 18 ribu bagian, termasuk 68  bagian, dilaporkan dapat berisiko terhadap daya tahan struktur.

"Jika Gustave Eiffel mengunjungi tempat itu, dia akan mengalami serangan jantung," kata seorang manajer di menara itu, yang namanya tidak diungkap.

Baca Juga: 5 Fakta Uluru, Batu Raksasa yang Lebih Tinggi daripada Menara Eiffel

2. Menara sedang dalam pengecatan ulang

Melansir RFI, saat ini menara tersebut sedang dalam proses pengecatan ulang untuk yang ke-20 kalinya. Renovasi dilakukan dalam rangka menyambut Olimpiade Paris 2024. Proyek cat ulang ini memakan biaya hingga 60 juta euro (Rp925,9 miliar). 

Dalam pengecatan ulang, dilaporkan bahwa seharusnya sekitar 30 persen dari menara itu telah dilucuti dan kemudian diterapkan dua lapis baru. Tapi, hal itu tidak dapat berjalan sesuai rencana karena adanya penundaan pekerjaan akibat virus corona dan adanya timbal dalam cat lama, yang berarti hanya 5 persen yang akan mengalami perawatan ulang.

Namun, para ahli menyampaikan bahwa proyek yang saat ini dikerjakan hanya mengubah penampilan menjadi lebih bagus saja. Ahli menyarankan menara harus benar-benar dilucuti kembali ke logam, diperbaiki, dan kemudian dicat ulang. Jika tidak, mereka yakin hasilnya akan menyedihkan.

3. Perusahaan yang mengelola menara enggan menutup kunjungan selama perbaikan

Menara Eiffel Dilaporkan Penuh Karat dan Perlu Perbaikan PenuhMenara Eiffel. (Unsplash.com/Jez Timms)

Sete dilaporkan enggan menutup Menara Eiffel dalam waktu lama, karena tidak ingin kehilangan pendapatan dari kunjungan wisatawan. Menara tersebut merupakan situs budaya keempat yang paling banyak dikunjungi di Prancis setelah Disneyland, Louvre, dan Istana Versailles.

Selama pembatasan ketat pada 2020, untuk mengekang penyebaran virus corona, pendapatan Menara Eiffel hilang sebesar 52 juta euro (Rp802,7 miliar)

Sete berusaha meyakinkan pengunjung dengan menyampaikan bahwa Menara Eiffel telah terpelihara dengan baik, dan memberitahu bahwa pemantauan struktur menara dilakukan setiap minggu. 

Direktur jenderal Sete, Patrick Branco Ruivo, menyampaikan bahwa ke-68 bagian yang dilaporkan berisiko merupakan elemen sekunder seperti besi siku, yang akan diganti secara bertahap dari tahun ini sampai 2024.

Ruivo juga menyampaikan, proyek pengecatan ulang saat ini diluncurkan pada 2019, yang melibatkan pengupasan menara dan menghilangkan semua lapisan cat di lengkungan bagian selatan.

Baca Juga: Selain Eiffel, Ini Lho 8 Destinasi di Paris yang Paling Romantis!

Ifan Wijaya Photo Verified Writer Ifan Wijaya

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Vanny El Rahman

Berita Terkini Lainnya