Comscore Tracker

Pria Selandia Baru yang Positif Kena Virus Corona Sempat Nonton Konser

Sebelumnya, ia juga melakukan perjalanan ke Italia Utara

Jakarta, IDN Times - Seorang pria Selandia Baru yang terkonfirmasi telah terjangkit virus corona, pada Jumat (6/3) terungkap, ia sempat menghadiri sebuah konser band rock di Spark Arena di Auckland pada (28/2) lalu. Konser yang ia hadiri adalah band Tool dan ikut disaksikan oleh ribuan orang. Tool diketahui memang sempat tampil dua kali di kota terbesar di Selandia Baru itu. 

"Dia berdiri di area umum, di sisi sebelah kiri (panggung)," ujar Direktur Jenderal Kesehatan Kemenkes Selandia Baru, Ashley Bloomfield yang dikutip harian Inggris, The Guardian pada hari ini. 

Pria yang diketahui berusia 30 tahunan itu memiliki seorang kekasih yang juga positif menderita virus corona. Lalu, bagaimana penanganan otoritas di Selandia Baru dalam mengantisipasi penyebaran virus yang diberikan nama Sars CoV-2 itu?

1. Otoritas meminta Selandia Baru meminta warga yang ikut konser Tool agar waspada terhadap gejala virus corona

Pria Selandia Baru yang Positif Kena Virus Corona Sempat Nonton KonserPolisi paramiliter menggunakan masker saat berjaga di stasiun kereta Shanghai di Shanghai, Tiongkok, pada 22 Januari 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song

Kemenkes Selandia Baru meminta kepada warganya yang sempat ikut konser agar waspada dan memperhatikan bila gejala virus corona mulai muncul. Direktur Jenderal Kesehatan Kemenkes Selandia Baru, Ashley Bloomfield mengatakan risiko bagi orang lain yang ikut hadir dalam konser untuk tertular sangat rendah. Sebab, ia sudah diisolasi sejak Rabu lalu. 

Sebelum ikut menghadir konser, pria dan kekasihnya itu baru kembali dari Italia bagian utara yang kini menjadi episentrum virus corona. 

Baca Juga: Virus Corona: Apa Itu Virus? Ini Asal Muasal dan Cara Terbentuknya

2. Selandia Baru sudah memiliki empat pasien virus corona

Pria Selandia Baru yang Positif Kena Virus Corona Sempat Nonton KonserPengecekan suhu badan di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta (Dok. Humas DKI Jakarta)

Sejauh ini Selandia Baru telah mengonfirmasi sebanyak empat kasus terkait COVID-19. Jumlah itu dikatakan jauh lebih kecil dari banyaknya kasus yang dikonfirmasi Australia, di mana terdapat sebanyak 60 kasus dan dua orang lanjut usia di antaranya telah meninggal karena komplikasi dari virus.

Selandia Baru saat ini telah memperpanjang pembatasan perjalanan bagi orang-orang yang baru tiba dari  Tiongkok dan Iran. Upaya tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menindaklanjuti penyebaran virus corona, yang saat ini telah memakan korban lebih dari 3.300 orang dan telah menjangkiti hingga lebih dari 96.500 orang.

3. Vaksin untuk mencegah virus corona sudah mulai ditemukan, tapi masih uji coba

Pria Selandia Baru yang Positif Kena Virus Corona Sempat Nonton KonserIDN Times/Debbie Sutrisno

Menurut laporan BBC, saat ini para ahli sudah mulai menemukan formulasi untuk membuat vaksin. Kemudian, mereka tengah mengujicobakan ke hewan. Apabila vaksin itu sukses diuji cobakan ke hewan, maka bisa diuji ke manusia pada tahun ini. 

Namun, apabila vaksin sukses ditemukan bukan berarti pekerjaan selesai. Sebab, perusahaan farmasi harus mencari cara untuk memproduksi vaksin itu secara massal.

Artinya, vaksin baru akan tersedia hingga pertengahan tahun depan.  

Baca Juga: Menghubungi Hotline 112 dan Bertanya Soal Virus Corona, Ini Hasilnya

Topic:

  • Santi Dewi

Berita Terkini Lainnya