Comscore Tracker

Jemaah Haji Berkumpul di Arafah, Berdoa agar Dunia Bebas COVID-19   

Jemaah asal Palestina dan Suriah berdoa untuk dunia

Jakarta, IDN Times - Seorang jemaah haji asal Palestina, Um Ahmed yang tinggal di Arab Saudi ungkap rasa syukurnya karena bisa menunaikan ibadah haji 1442 hijriah. Sebab, ia merupakan satu diantara 60 ribu warga lainnya yang terpilih untuk dapat menunaikan ibadah haji.  

Sesampainya di Arafah bersama jemaah lainnya pada Senin (20/7/2021), Um Ahmed yang baru saja kehilangan empat anggota keluarganya karena virus corona, berdoa agar pandemik COVID-19 dunia segera berakhir. 

“Ini perasaan yang tak terlukiskan bahwa saya dipilih di antara jutaan orang untuk menghadiri haji. Saya berdoa agar Allah mengakhiri masa-masa sulit yang telah dialami seluruh dunia akibat virus corona,” kata Um Ahmed dikutip ANTARA, Selasa (20/7/2021).

Baca Juga: KJRI Jeddah Masih Memproses Data Jemaah Haji Indonesia

1. Seorang jemaah asal Suriah juga berdoa agar pandemik COVID-19 segera usai

Jemaah Haji Berkumpul di Arafah, Berdoa agar Dunia Bebas COVID-19   Umat muslim melakukan tawaf dengan jaga jarak saat jelang puncak ibadah haji di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Ahmed Yosri.

Senasib dengan Um Ahmed, jemaah asal Suriah, Maher Baroody yang menetap di Arab Saudi juga bekesempatan untuk menunaikan ibadah haji. Ia juga berharap agar pandemik COVID-19 segera usai. 

“Doa yang pertama adalah memohon kepada Tuhan untuk mengangkat pandemik ini, kutukan ini, dan kesedihan ini untuk seluruh umat manusia dan untuk umat Islam, sehingga di tahun-tahun berikutnya mereka dapat melaksanakan haji dan kembali memenuhi tempat-tempat suci ini,” kata Maher Baroody kepada Reuters yang dilansir ANTARA.

2. Arab Saudi membatasi ibadah haji 1442 hijriah dengan 60 ribu jemaah

Jemaah Haji Berkumpul di Arafah, Berdoa agar Dunia Bebas COVID-19   Suasana ka'bah jelang puncak haji di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). ANTARA FOTO/Saudi Ministry of Media/Handout via REUTERS.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi melarang jamaah dari negara lain untuk melaksanakan ibadah haji pada musim haji 2020 dan 2021 karena pandemik COVID-19.

Tahun ini, Arab Saudi mulai menggelar penyelenggaraan ibadah haji 1442 H pada Sabtu 17 Juli 2021 dengan kuota haji dibatasi hanya 60 ribu jamaah, serta dikhususkan bagi warga Saudi dan ekspatriat yang sudah menetap di sana. Mereka dipilih dari lebih 500 ribu calon jamaah yang mendaftar.

Baca Juga: [FOTO] Sepinya Suasana Ibadah Haji di Makkah 1442 Hijriah

3. Saudi juga hanya mengizinkan jemaah haji dengan usia 18-65 tahun dan telah divaksin

Jemaah Haji Berkumpul di Arafah, Berdoa agar Dunia Bebas COVID-19   Jamaah haji sholat di luar tendanya di Kawasan Mina, Arab Saudi, Minggu (18/7/2021). Jamaah haji mulai bermalam di Mina jelang puncak ibadah wukuf di Arafah. ANTARA FOTO/REUTERS/Ahmed Yosri.

Kementerian Haji Saudi menyatakan, hanya orang-orang berusia antara 18 dan 65 tahun yang telah divaksin COVID-19 dan bebas dari penyakit kronis yang dapat melaksanakan ibadah haji.

Vaksin yang disetujui untuk jamaah haji adalah Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Johnson & Johnson.

Baca Juga: 327 WNI di Saudi Mulai Ritual Ibadah Haji di Tengah Pandemik COVID-19

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya